Trump Klaim Sudah Tahu Pengganti Ali Khamenei: “Saya Tahu Persis Siapa, Tapi Tak Bisa Saya Sebutkan

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah mengetahui sosok yang berpotensi menjadi pemimpin tertinggi Iran berikutnya, menyusul kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan ini sontak memicu spekulasi global, terutama karena Trump menyiratkan bahwa Washington telah memetakan arah suksesi kekuasaan di Teheran.

Dalam percakapan via telepon dengan CBS News pada Minggu, 1 Maret 2026, Trump ditanya mengenai siapa yang kini memegang kendali di Iran pasca kematian Khamenei. Jawabannya singkat namun penuh makna.

“Saya tahu persis siapa, tetapi saya tidak bisa mengatakannya kepada Anda,” ujar Trump, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

“Ada Beberapa Kandidat yang Bagus”, Kata Trump

Saat kembali didesak apakah ada sosok tertentu yang ingin ia lihat memimpin Iran ke depan, Trump tak sepenuhnya menutup diri. Ia mengisyaratkan bahwa Washington telah menilai sejumlah figur di internal kekuasaan Iran.

“Ya, saya rasa begitu. Ada beberapa kandidat yang bagus,” kata Trump.

Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa Amerika Serikat tidak hanya memantau dinamika militer Iran, tetapi juga mengikuti secara ketat peta politik internal dan mekanisme suksesi kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Sikap Trump ini sekaligus menandai pendekatan agresif AS dalam membaca arah perubahan rezim di kawasan Timur Tengah.

Kematian Khamenei Diklaim AS-Israel, Iran Disebut Kehilangan Banyak Tokoh

Trump juga mengklaim bahwa serangan gabungan AS-Israel tidak hanya menewaskan Ali Khamenei, tetapi juga “banyak” anggota kepemimpinan Iran lainnya. Klaim ini belum sepenuhnya dikonfirmasi secara independen, namun menambah tekanan psikologis dan politik terhadap Teheran.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Trump secara terbuka menyatakan bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan ke sejumlah lokasi strategis di Iran. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi militer besar yang dirancang untuk melumpuhkan pusat kendali politik dan militer Republik Islam.

Iran Masuk Masa Transisi, Suksesi Jadi Perhatian Dunia

Wafatnya Ali Khamenei menempatkan Iran dalam fase paling sensitif sejak Revolusi Islam 1979. Selama hampir empat dekade, Khamenei menjadi figur sentral yang mengendalikan seluruh kebijakan strategis negara, mulai dari militer, keamanan, hingga politik luar negeri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
WBC Menyetujui Laga Pertahanan Gelar Sukarela Usyk Melawan Verhoeven di Mesir
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Mutasi Polri, Irjen Daniel Tahi Digeser Jadi Gubernur Akpol
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Bantu Iran, Hizbullah Tembakkan Rudal ke Israel
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Terungkap! AS-Israel Sudah Rencanakan Serang Iran Seminggu Sebelum Perundingan Nuklir
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
DPR minta pemerintah ambil langkah antisipatif respons konflik Timteng
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.