FAJAR, MAKASSAR – Masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Diprediksi cuaca ekstrem akan melanda pada Senin, 2 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini. Khususnya terkait potensi hujan intensitas tinggi yang diprediksi akan mengguyur sepanjang hari. Ada pula ancaman angin kencang yang membayangi 11 wilayah di Sulsel.
Berdasarkan rilis resmi BMKG, wilayah Makassar serta beberapa kabupaten tetangga diprediksi tidak akan lepas dari guyuran hujan sejak pagi hingga dini hari.
Berikut adalah rincian lengkap fase cuaca di Sulsel:
Pagi Hari:
Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan akan mulai membasahi wilayah Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bone, Sinjai, dan Soppeng. Sementara wilayah lainnya cenderung berawan.
Siang dan Sore Hari:
Kondisi hujan ringan masih akan mendominasi sebagian besar Sulsel, termasuk Makassar. Namun, waspadai potensi hujan sedang di wilayah Luwu Timur. Sebaliknya, wilayah seperti Bulukumba, Sidrap, Enrekang, dan Wajo diprediksi hanya akan berawan.
Malam Hari:
Intensitas hujan ringan tetap bertahan di wilayah Makassar dan mayoritas Sulsel. Untuk wilayah Palopo, Luwu, Kepulauan Selayar, dan Jeneponto diprediksi akan mengalami kondisi berawan.
Dini Hari:
Hujan ringan diprediksi masih konsisten mengguyur Makassar dan sekitarnya hingga menjelang subuh.Detail Parameter Cuaca dan Peringatan DiniSelain curah hujan, BMKG juga menyoroti fluktuasi suhu dan kelembapan udara yang cukup signifikan di Sulawesi Selatan pada awal Maret ini.
Waspada Peringatan Dini
Pihak BMKG memberikan catatan khusus yang harus menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan otoritas setempat.
Potensi Suhu Ekstrem: Berpeluang terjadi di wilayah Luwu Timur, Luwu Utara, Bone, Wajo, dan Soppeng.
Ancaman Angin Kencang: Waspadai kecepatan angin di 11 titik yaitu Kepulauan Selayar, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Sidrap, Luwu, dan Wajo.
Mengingat adanya potensi angin kencang hingga 48 km/jam, warga disarankan untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang rapuh demi keselamatan bersama. Pastikan selalu membawa jas hujan atau payung jika harus beraktivitas di luar rumah. (*)





