TORAJA, FAJAR — Memasuki hari ke-12 Ramadan 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara mulai merangkak naik.
Lonjakan harga ini terpantau merata di sejumlah pasar utama, seperti Pasar Makale (Tana Toraja), Pasar Bolu, dan Pasar Pagi (Toraja Utara) pada Senin, (2/3/2026).
Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas telur ayam yang kini menyentuh angka Rp63.000 hingga Rp65.000 per rak.
Selain telur, beberapa bumbu dapur dan daging juga mengalami penyesuaian harga. Ikut-ikutan naik.
Bawang merah dan putih Rp40.000 per kilogram, cabai merah dan rawit Rp50.000 per kilogram, dan daging ayam potong Rp55.000 per ekor.
Evy (29), salah seorang pembeli di Pasar Pagi Rantepao, mengaku kenaikan ini mulai membebani daya beli masyarakat. Khususnya para pelaku usaha kuliner kecil.
“Tentu terasa sekali kenaikannya, apalagi bagi pedagang kecil seperti pemilik rumah makan dan masyarakat umum,” keluh Evy saat ditemui di lokasi.
Ia berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) serta pihak kepolisian segera turun tangan. Memantau stabilitas harga di pasar agar tidak terjadi lonjakan liar yang semakin memberatkan.
“Kami berharap aparat dan dinas terkait bisa mengontrol harga di lapangan. Selain itu, kami minta kegiatan Pasar Murah kembali diaktifkan karena sangat membantu masyarakat, baik yang di kota maupun di pelosok kampung,” ujarnya. (edy)





