Umat Muslim Syiah melaksanakan salat jenazah bagi demonstran yang tewas dalam aksi di luar gedung Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan, Minggu (1/3).
Aksi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan menyusul kabar wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, di tengah eskalasi serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Menurut data rumah sakit yang dilihat kantor berita AFP, sedikitnya sembilan orang meninggal dunia dalam protes pro-Iran di sekitar Konsulat AS tersebut.
Aksi massa bermula dari unjuk rasa yang mengecam keterlibatan Amerika Serikat dan Israel dalam eskalasi konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Situasi di sekitar lokasi sempat memanas ketika aparat berupaya membubarkan kerumunan yang dinilai melanggar batas keamanan.
Hingga kini, pihak berwenang Pakistan belum merilis keterangan resmi terkait rincian penyebab kematian para korban maupun langkah pengamanan lanjutan di kawasan diplomatik tersebut. Sementara itu, pengamanan di sekitar Konsulat AS di Karachi diperketat guna mengantisipasi aksi susulan.
Selain di Karachi, demo juga terjadi di Konsulat AS di Lahore dan beberapa kota lainnya.





