Golkar Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Sebagai Tragedi Kemanusiaan di Bulan Ramadan

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Golkar kecam keras serangan AS-Israel ke Iran yang tewaskan Ali Khamenei.
  • Idrus Marham desak pemerintah ambil langkah diplomasi tegas melalui OKI-PBB.
  • Serangan militer ke Iran saat Ramadan dinilai mencederai perdamaian dunia.

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik yang mengordinasikan Bidang Luar Negeri, Idrus Marham, menyampaikan kecaman keras atas serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel. Serangan yang terjadi pada 28 Februari 2026 tersebut dilaporkan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Idrus menilai tindakan tersebut bukan sekadar serangan terhadap simbol negara berdaulat, melainkan preseden berbahaya bagi stabilitas global, terutama karena dilakukan di tengah bulan suci Ramadan.

“Serangan ini bukan sekadar operasi militer. Ini adalah tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal dan mengancam fondasi perdamaian dunia. Dilakukan di bulan yang disucikan umat Islam, ini merupakan penistaan kemanusiaan, menerobos otoritas negara lain, serta mencederai rasa keagamaan umat Islam sedunia,” ujar Idrus kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Usai bertemu Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia pada Sabtu malam, Idrus menegaskan bahwa pandangan partai sejalan dengan prinsip penghormatan terhadap kedaulatan negara. Ia menyebut serangan sepihak tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap Piagam PBB.

“Apa pun dalihnya, pendekatan kekuatan bersenjata yang menghilangkan nyawa dan menghancurkan infrastruktur sipil adalah kemunduran peradaban. Dunia seharusnya bergerak menuju dialog, bukan dominasi militer,” tegasnya.

Idrus menyoroti dampak destruktif serangan di Teheran yang menyasar fasilitas militer hingga area sipil, sehingga menyebabkan jatuhnya banyak korban serta memaksa ribuan warga mengungsi.

“Saat bom dijatuhkan, rakyat sipil yang paling menderita. Anak-anak, perempuan, dan orang tua menjadi korban. Ini adalah tragedi kemanusiaan,” tambahnya.

Mewakili sikap politik Bahlil Lahadalia, Idrus mendesak Pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomasi tegas di kancah internasional guna menghentikan eskalasi kekerasan. Ia menekankan tanggung jawab moral Indonesia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945 untuk menjaga ketertiban dunia.

Ia juga meminta penguatan jalur diplomasi melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB untuk mencegah konflik meluas yang berisiko mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan energi global.

Baca Juga: AFC Cegah Pelatih Iran Bahas Wafatnya Ali Khamenei di Piala AFC Putri 2026

“Jika konflik terus bereskalasi, dampaknya akan merambah ke skala internasional,” kata Idrus.

Sikap Partai Golkar ini selaras dengan langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebelumnya, melalui Tausiyah Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2026, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekjen Buya Amirsyah Tambunan telah menyampaikan duka mendalam sekaligus mengutuk agresi tersebut.

Idrus menegaskan bahwa kecaman moral saja tidak cukup tanpa upaya nyata membangun arsitektur keamanan dunia yang adil.

“Kita harus mendorong dunia kembali pada kesadaran bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada rudal, melainkan pada kemampuan membangun perdamaian secara adil,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dalam 12 Jam, Militer AS Luncurkan 900 Serangan ke Iran; Rekaman Video Dipublikasikan
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Ramadan di Masjid Al-Ikhlas PIK: Menag Tegaskan Ramadan Momentum Pendidikan Akhlak dan Transformasi Diri
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Indonesia Berduka: Try Sutrisno Meninggal Dunia
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Bahlil Kenang Try Sutrisno sebagai Tokoh Elit Golkar: Tegas dan Utamakan Kepentingan Bangsa
• 33 menit lalusuara.com
thumb
Amphuri Jatim Sebut Penerbangan Umrah Batal Imbas Konflik Timur Tengah
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.