Flavio Cobolli Raih Gelar Perdana ATP di Lapangan Keras usai Taklukkan Tiafoe di Final Acapulco

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Flavio Cobolli meraih gelar ATP Tour pertamanya di lapangan keras sekaligus gelar ketiganya secara keseluruhan setelah mengalahkan Frances Tiafoe 7-6(4), 6-4 pada final ATP 500 Abierto Mexicano Telcel presentado por HSBC di Acapulco.

Kemenangan tersebut membuat petenis Italia berusia 23 tahun itu naik ke peringkat tertinggi dalam kariernya, yakni peringkat 15 dunia.

Sebagai unggulan kelima, Cobolli tampil impresif dengan pukulan forehand akurat sepanjang pertandingan dan mampu mengatasi tekanan pada momen-momen krusial.

Cobolli mengatakan, "Ketika saya masih kecil, saya memimpikan momen ini. Untuk turnamen seperti ini, bermain di lapangan utama dengan orang-orang yang bersorak untuk saya,".

Ia juga menyatakan, "Saya sangat bangga, bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk orang-orang yang bekerja untuk saya, ayah saya, keluarga saya, dan seluruh tim saya. Mereka akan banyak membantu saya.".

Meski sebelumnya tidak pernah menang dalam dua pertemuan melawan Tiafoe, Cobolli tampil tanpa ragu pada partai final.

Pada set pertama, ia sempat kehilangan set point saat menerima servis pada kedudukan 5-4 dan tertinggal 1-3 di tie-break sebelum memenangi enam dari tujuh poin terakhir untuk mengamankan set tersebut.

Pada set kedua, Tiafoe sempat memaksimalkan peluang break di gim kedelapan untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4, namun Cobolli segera mendapatkan break back dan menutup pertandingan dalam waktu dua jam sembilan menit.

Cobolli mengatakan, "Saya rasa saya pantas mendapatkannya atas kerja keras saya di luar lapangan.".

Ia menambahkan, "Setelah kekalahan, saya kembali bekerja keras di lapangan dan saya hanya ingin mengatakan bahwa saya sangat bangga pada diri saya sendiri.".

Ia juga menyebut, "Ini adalah pertandingan yang hebat, saya rasa ini adalah yang terbaik di turnamen ini bagi saya. Saya belum pernah menang melawan Frances sebelumnya, jadi saya sangat senang,".

Cobolli menjadi petenis putra keempat kelahiran 2000-an yang menjuarai ATP 500 di berbagai permukaan setelah Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, dan Arthur Fils serta menjadi juara Acapulco termuda sejak Dominic Thiem pada 2016.

Tahun lalu, Cobolli menjuarai turnamen ATP 250 di Bucharest dan ATP 500 di Hamburg sebelum kembali menambah koleksi gelarnya di Acapulco.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ali Khamenei Wafat, Massa Gelar Doa Bersama Depan Kedubes Iran di Jakarta
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Putin Buka Suara AS-Israel Bunuh Ayatollah Khamenei, Katakan Ini
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Pantau 58.873 Jamaah Umrah di Arab Saudi
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah, Pastikan Persiapan Haji Tetap Berjalan
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Momen Sial Marquez Gagal Finis di MotoGP Thailand, Ban Pecah hingga Pelek Rusak
• 6 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.