Emiten Sawit Grup Salim (LSIP) Panen Laba Rp1,88 Triliun pada 2025

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja gemilang ditorehkan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) atau Lonsum sepanjang 2025. Emiten perkebunan sawit milik Grup Salim ini mengantongi laba bersih Rp1,88 triliun, melonjak 27,81% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,47 triliun. Seiring itu, laba per saham dasar ikut terdongkrak menjadi Rp277 dari Rp217.

Lonjakan laba tak lepas dari pertumbuhan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan yang mencapai Rp5,51 triliun, naik 20,8% dari Rp4,56 triliun pada periode sebelumnya. Kenaikan ini terutama ditopang oleh peningkatan harga jual rata-rata serta volume penjualan produk sawit.

Dari total pendapatan tersebut, segmen produk kelapa sawit menjadi kontributor utama dengan Rp5,21 triliun. Sementara benih menyumbang Rp65,64 miliar dan segmen lainnya Rp231,82 miliar.

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Jababeka (KIJA) Tumbuh Double Digit pada 2025

Di sisi biaya, beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp3,25 triliun dari Rp2,57 triliun pada akhir 2024. Meski demikian, laba kotor tetap tumbuh signifikan menjadi Rp2,26 triliun dari Rp1,99 triliun. Laba usaha juga melonjak menjadi Rp2 triliun dibandingkan Rp1,55 triliun pada tahun sebelumnya.

“Lonsum mencatatkan kinerja yang positif pada tahun 2025 di tengah berbagai tantangan pada sektor agribisnis yang terus berlanjut, termasuk volatilitas harga komoditas, kondisi cuaca yang tidak menentu dan ketidakpastian global," kata Tan Agustinus Dermawan, Presiden Direktur Lonsum.

Dari sisi neraca, total aset meningkat menjadi Rp15,54 triliun dari Rp13,84 triliun. Liabilitas naik menjadi Rp1,54 triliun dari Rp1,28 triliun, sementara ekuitas tumbuh menjadi Rp13,99 triliun dari Rp12,55 triliun. Hingga 31 Desember 2025, Lonsum tidak memiliki pendanaan melalui utang bank. 

Baca Juga: Japfa Comfeed (JPFA) Cetak Laba Rp4 Triliun Sepanjang 2025, Naik 32,6%

"Fokus Lonsum, di antaranya, tetap pada pengendalian biaya dan efisiensi, optimalisasi kegiatan operasional dan produktivitas serta memprioritaskan investasi modal dengan tetap menerapkan praktik-praktik agrikultur secara berkelanjutan," tutup Tan Agustinus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasi Humas Polres Bulukumba Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Takziah ke Try Sutrisno, Pramono: Kita Kehilangan Bapak Bangsa yang Merangkul Semua Pihak
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
WNI di Dubai Ceritakan Situasi Terkini usai Serangan Iran, Sebut Situasi Sudah Normal Kembali
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Tewas dalam Serangan Udara
• 12 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pramono Ingin Tak Ada Jarak Antara JIS dan Warga Sekitar
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.