DPRD Kota Bandung Geber Raperda Ketertiban Umum, Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Panitia Khusus (Pansus) 13 DPRD Kota Bandung terus menggeber pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan Masyarakat. Regulasi ini disiapkan sebagai payung hukum untuk memperkuat tata kelola kota agar lebih tertib, aman, serta responsif terhadap kebutuhan warga.

Anggota Pansus 13 DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana, S.Pd.I, M.A.P menyebut pembahasan dilakukan bertahap dan intensif bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga :
Pansus DPRD Kota Bandung Percepat Pembahasan Ranperda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seks Berisiko
DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Ini yang Disoroti

 “Saat ini kami fokus mendalami substansi materi yang terdiri atas 63 pasal dalam 18 bab. Beberapa aspek sudah kami bahas, seperti tertib jalan dan angkutan jalan, tertib sosial, serta tertib kesehatan,” ujarnya, dikutip Senin, 2 Maret 2026.

Dalam draf raperda tersebut, Bab III secara khusus mengatur Penyelenggaraan Ketertiban Umum yang memuat 12 aspek. Di antaranya tertib lingkungan, tertib kebersihan, tertib bangunan gedung, tertib jalur hijau dan fasilitas umum, tertib sungai dan drainase, tertib usaha tertentu, tertib pedagang kaki lima, tertib reklame, hingga tertib ruang.

Menurut Andri, materi yang sudah diperdalam meliputi tertib jalan dan angkutan jalan, tertib sosial, tertib kesehatan, serta tertib usaha tertentu yang pembahasan lanjutannya dijadwalkan pada 3 Februari 2026. Sementara itu, delapan aspek lainnya masih memerlukan pendalaman agar aturan yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan aplikatif di lapangan.

“Walaupun cakupan materinya luas, kami berkomitmen menyusun regulasi yang tidak hanya tegas dalam penegakan, tetapi juga menjamin perlindungan masyarakat dan keadilan sosial,” tegasnya.

Pembahasan turut melibatkan Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPMPTSP, Dinas Perdagangan dan Industri, Disbudpar, Bagian Hukum, serta tim penyusun naskah akademik. Pansus 13 memastikan proses berjalan hati-hati dan terbuka terhadap berbagai masukan.
Andri berharap raperda ini nantinya memiliki kepastian hukum dan realistis diterapkan.

 “Kami ingin perda ini benar-benar menjadi solusi atas persoalan ketertiban umum di Kota Bandung secara menyeluruh,” pungkasnya. (LAN)

Baca Juga :
DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual
Cegah Perilaku Seks Berisiko, DPRD Dorong Perda Khusus
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Intip Poin Pentingnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Edhie Baskoro Dorong Ekonomi Keluarga dan UMKM Desa dalam Reses Ramadhan Religi 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Tensi Timur Tengah Memuncak! Penerbangan dari Soetta ke Doha, Dubai dan Abu Dhabi Dibatalkan
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Tunjuk Pemimpin Baru, Bersumpah Balas Dendam ke AS-Israel
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Nenek Tua Temukan Batu Senilai Rp 19 Miliar, Dipakai Ganjal Pintu
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cerita Pekerja Migran Bali Gagal ke Turki Gara-Gara Perang AS-Israel vs Iran
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.