FAJAR, JAKARTA – Penyaluran bansos Februari Anda belum cair? Menteri Sosial Gus Ipul meminta masyarakat jangan panik menghadapi kendala pencairan dana bantuan tersebut.
Gus Ipul memberikan bocoran agar bantuan periode Maret 2026 segera masuk ke rekening penerima. Pembaruan data melalui sistem DTSEN menjadi kunci utama kelancaran penyaluran bantuan sosial pemerintah.
Masalah klasik seperti data yang tidak diperbarui sering menjadi penghambat cairnya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa status kependudukan sangat dinamis. Perubahan status seperti pernikahan, pindah domisili, hingga kematian harus segera dilaporkan agar distribusi bantuan tetap tepat sasaran.
Merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kini menjadi satu-satunya acuan pemerintah.
Gus Ipul menekankan pentingnya akurasi data ini bagi seluruh program jaminan sosial di Indonesia.
“Data ini sangat dinamis, pagi dan sore bisa berubah. Jika ada kesalahan, mari kita perbaiki bersama agar sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Gus Ipul saat berkunjung ke Jombang, Sabtu (28/2).
Memperbaiki Data agar Bansos Maret 2026 Lancar
Bagi Anda yang merasa berhak mendapatkan bantuan namun data masih bermasalah, terdapat dua jalur resmi yang bisa ditempuh untuk melakukan perbaikan:
1. Jalur Formal (Birokrasi Desa)
Langkah ini melibatkan perangkat kewilayahan setempat melalui tahapan:
Melapor kepada pengurus RT/RW dengan membawa dokumen kependudukan.
Data akan dibahas dalam Musyawarah Desa (Musdes).
Pengajuan diteruskan ke Dinas Sosial dan BPS Kabupaten/Kota untuk disahkan oleh Bupati atau Walikota.
2. Jalur Partisipasi (Mandiri Digital)
Untuk proses yang lebih praktis dan transparan, masyarakat bisa memanfaatkan kanal digital resmi Kemensos:
Menggunakan fitur usul-sanggah di Aplikasi Cek Bansos.
Menghubungi layanan Call Center resmi Kementerian Sosial.
Melalui kanal pengaduan WhatsApp Center Kemensos.
Kolaborasi Operator Desa dan Masyarakat
Akurasi data di tingkat akar rumput bergantung sepenuhnya pada kinerja operator desa dan laporan aktif warga. Data yang telah diperbarui di daerah nantinya akan diolah oleh BPS Pusat setiap tiga bulan sekali.
Sinkronisasi ini menjadi dasar hukum bagi bank penyalur untuk mentransfer dana bantuan ke rekening penerima manfaat.
Dengan kolaborasi yang solid antara perangkat desa dan masyarakat, diharapkan kendala administratif pada bulan Februari tidak terulang kembali.
Pastikan data Anda sudah masuk dalam sistem DTSEN terbaru agar pencairan periode Maret 2026 dapat berjalan tepat waktu tanpa hambatan.





