Karena itu pelatih interim Madrid, Alvaro Arbeloa, bertekad meraih kemenangan di hadapan pendukung Madrid. Meski ia sadar bahwa Getafe adalah tim yang bermain dengan sangat rapat dan disiplin ketika bertahan terutama saat menjadi tim tandang.
"Kami sangat fokus dan sadar dengan kesulitan yang dimiliki lawan. Getafe adalah tim yang sangat terorganisir dengan pelatih yang selalu bisa mengerahkan kemampuan terbaik para pemainnya," ujar Arbeloa di laman resmi klub.
"Mereka adalah tim yang sangat sulit. Kami merasakannya pada pertemuan pertama sebagai tim tandang dan sebagai tim tandang mereka juga punya kapasitas untuk bermain sangat rapat dan sering kali memaksimalkan kesempatan yang mereka punya," bebernya. Baca juga: Hasil Liga Spanyol Semalam: Yamal Hattrick Perdana, Barcelona Hancurkan Villarreal 4-1 "Bordalas konsisten mengeluarkan kemampuan terbaik para pemainnya. Dia membuat timnya bermain dengan filosofinya dan pelatih mana pun yang menghadapinya tahu apa yang akan mereka hadapi," paparnya.
"Meski tidak banyak menguasai bola, mereka bertahan dengan sangat baik. Sebagai tim tamu, mereka adalah tim yang sangat jarang membiarkan lawan melepaskan tembakan ke gawang," jelasnya.
"Mereka adalah tim yang sangat terlatih karena mereka bertahan dengan dalam dan juga sangat bagus dengan garis pertahanan tinggi. Saya bukan orang pertama yang mengetahui Bordalas dan pekerjaan yang ia lakukan," pungkasnya.
Madrid saat ini berada di posisi dua klasemen sementara dengan 60 angka dari 25 laga. Mereka tertinggal empat poin dari Barca di puncak klasemen yang telah melakoni 26 pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





