JAKARTA, KOMPAS.com - Rintik hujan turun sesaat di tengah prosesi upacara militer mengiringi pemakaman Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal (Purn) Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
Langit yang kelabu menambah suasana haru saat penghormatan terakhir diberikan kepada almarhum.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, hujan sempat mengguyur area pemakaman ketika upacara berlangsung.
Gemuruh terdengar sesekali dari kejauhan. Namun, cuaca tidak menghentikan jalannya prosesi pemakaman.
Baca juga: Menteri Kabinet Merah Putih Hadiri Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata
Tenda-tenda yang telah terpasang di sekitar lokasi membuat para pelayat dan pasukan tetap mengikuti upacara dengan tertib.
Tak lama kemudian, hujan reda.
Langit tetap berwarna kelabu ketika Presiden Prabowo Subianto selaku inspektur upacara melangkah menuju pusara untuk meletakkan karangan bunga.
Momen tersebut berlangsung dalam suasana hening.
Suasana semakin khidmat saat suara trompet mengalun mengiringi penghormatan terakhir.
Seluruh pelayat tampak berdiri tegak memberikan salam hormat di bawah langit yang mendung.
Adapun, jenazah Try Sutrisno tiba di TMP Kalibata dengan peti yang dibalut bendera Merah Putih dan disambut pasukan TNI dari satuan Pasukan Pengaman Presiden.
Iring-iringan jenazah memasuki kompleks makam diiringi drum marching band dan tembakan salvo sebagai bentuk penghormatan militer.
Puncak prosesi ditandai dengan pembacaan naskah apel persada oleh Presiden Prabowo Subianto selaku inspektur upacara.
“Saya Presiden Republik Indonesia atas nama negara bangsa dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum,” ucap Prabowo dengan lantang.
Baca juga: Prabowo Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata