Serangan Udara AS–Israel Picu Harapan Perubahan Kekuasaan, Warga Iran Turun ke Jalan dan Bersorak

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Pada Sabtu (28 Februari), berdasarkan laporan sejumlah media dan video yang beredar di media sosial, sebagian warga Iran turun ke jalan untuk menari dan merayakan sebagai bentuk dukungan terhadap serangan udara Amerika Serikat. Sejak “Revolusi Islam” tahun 1979, aktivitas menari di ruang publik dianggap melanggar hukum. Aksi perayaan terbuka kali ini dinilai mencerminkan akumulasi ketidakpuasan terhadap pemerintahan yang telah mencapai titik tinggi.

Di beberapa wilayah Iran, termasuk Teheran dan Karaj, sejumlah warga terlihat turun ke jalan, menari dan bersorak, merayakan serangan gabungan AS–Israel terhadap rezim Iran. Peristiwa ini disebut-sebut membangkitkan kembali harapan sebagian masyarakat akan perubahan politik.

Tidak hanya di dalam negeri, komunitas diaspora Iran di berbagai negara Eropa juga menggelar aksi serupa.

Di Madrid dan Barcelona, Spanyol, para demonstran mengibarkan bendera Iran era sebelum revolusi, serta bendera Amerika Serikat dan Israel, sambil meneriakkan slogan-slogan penentangan terhadap pemerintahan saat ini.

Seorang demonstran bernama Mohammad mengatakan:  “Presiden Trump pernah berkata, ‘Bantuan sedang dalam perjalanan,’ dan kini bantuan itu akhirnya tiba. Ini adalah bantuan militer, bukan sekadar serangan militer. Kami berkumpul hari ini untuk merayakan, karena kami akhirnya semakin dekat dengan kebebasan.”

Di London, Inggris, para demonstran juga menggelar aksi dan menyerukan pergantian rezim di Iran.

Sementara itu, di Berlin dan Hamburg, Jerman, ribuan warga Iran di pengasingan berkumpul di jalan-jalan dan menari untuk merayakan.

Seorang peserta aksi bernama Sarah mengatakan:  “Saya merasa bahagia. Tidak ada yang menginginkan perang. Amerika dan Israel tentu memiliki kepentingan mereka sendiri. Namun jika rakyat Iran ingin meraih kebebasan, tampaknya tidak ada jalan lain. Hal itu hanya bisa terwujud melalui intervensi dari luar.”

Sebelumnya, otoritas Iran melaporkan adanya kemajuan dalam putaran terbaru perundingan nuklir dengan Amerika Serikat di Jenewa. Namun setelah serangan udara terjadi, seorang warga Teheran menyatakan secara terbuka:  “Mereka mengatakan negosiasi berjalan baik, tetapi sekali lagi mereka membohongi kami.” (jhon)

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringatan 79 Tahun HMI, Cak Nur Diusulkan Pahlawan Nasional
• 58 menit laluliputan6.com
thumb
Strategi Mudik Pakai Mobil Listrik, Jangan Asal Jalan!
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
KRL Bogor-Jakarta Kota Gangguan gegara Masalah Rel di Stasiun Bogor-Cilebut
• 11 jam laludetik.com
thumb
Menteri PKP Siapkan Skema Cicilan Rumah Subsidi hingga 30 Tahun
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
J&T Express Laporkan Dugaan Penggelapan dan Pencurian ke Polres Metro Jakarta Utara
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.