Gerhana bulan total akan menghiasi langit Indonesia pada, Selasa, 3 Maret 2026. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa durasi keseluruhan gerhana akan mencapai 5 jam 41 menit 51 detik.
Fenomena gerhana Bulan terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis sejajar. hal ini hanya terjadi saat fase Bulan purnama, di mana Bulan terhalang oleh bayangan inti (umbra) Bumi. Ketika Bulan memasuki umbra ini, fenomena yang menakjubkan akan terlihat, dan saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan berubah warna menjadi merah.
Jadwal fase-fase gerhanaSecara keseluruhan, durasi gerhana dari fase gerhana mulai hingga gerhana berakhir akan memakan waktu 5 jam 41 menit 51 detik. Berikut jadwal gerhana Bulan total:
-
Gerhana penumbra mulai: 15.42.44 WIB / 16.42.44 WITA / 17.42.44 WIT
-
Gerhana sebagian mulai: 16.49.46 WIB / 17.49.46 WITA / 18.49.46 WIT
-
Gerhana total mulai: 18.03.56 WIB / 19.03.56 WITA / 20.03.56 WIT
-
Puncak gerhana: 18.33.39 WIB / 19.33.39 WITA / 20.33.39 WIT
-
Gerhana total berakhir: 19.03.23 WIB / 20.03.23 WITA / 21.03.23 WIT
-
Gerhana sebagian berakhir:: 20.17.33 WIB / 21.17.33 WITA / 22.17.33 WIT
-
Gerhana penumbra berakhir: 21.24.35 WIB / 22.24.35 WITA / 23.24.35 WIT
Selain durasi total, ada juga durasi parsial yang berlangsung selama 3 jam 27 menit 47 dekit. Sementara fase totalitas atau Bulan berada dalam bayangan umbra Bumi akan berlangsung selama 59 menit 27 detik.
Masyarakat bisa melihat Bulan berubah warna menjadi merah saat puncak gerhana, jika kondisi langit sedang cerah. Pada pukul 18.03.65 WIB masyarakat bisa keluar dari rumah untuk menikmati keindahan bulan gerhana Bulan total ini.
Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu, Fachri Radjab, menjelaskan puncak gerhana Bulan akan terjadi pada pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT.
"Fenomena ini akan benar-benar berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB (atau tengah malam di wilayah WIT) saat bulan keluar dari bayangan penumbra Bumi. Masyarakat diimbau untuk mencari lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan memiliki pandangan langit yang cerah ke arah terbitnya bulan," katanya.





