Bisnis.com, JAKARTA – Laba bersih emiten pengembang kawasan industri milik grup Sinar Mas, PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) sepanjang 2025 mencapai Rp800 miliar tergerus sebesar 40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya mencapai Rp1,33 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir pada Desember 2025, DMAS mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,3 triliun atau turun 35,5% secara tahunan dari Rp2,03 triliun pada 2024.
Di sisi profitabilitas, laba usaha DMAS pada 2025 sebesar Rp624 miliar dan menghasilkan margin laba usaha tercatat sebesar 48%. Perseroan secara total membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk atau laba bersih mencapai Rp800 miliar selama 2025.
Tondy Suwanto, Direktur dan Sekertaris Perusahaan DMAS, mengatakan pendapatan usaha perseroan sepanjang 2025 masih didominasi oleh segmen industri sebagai kontributor utamanya.
“Sebesar 88% pendapatan usaha Perseroan berasal dari segmen industri. Selain itu turut berkontribusi pula dari segmen hunian, segmen komersial, serta segmen rental dan hotel,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (2/3/2026).
Dia memamparkan selama 2025, perseroan telah menjual lahan industri kepada pelanggan dari sektor data center, sektor Fast Moving Consumer Good atau FMCG, sektor pangan dan turunanya, serta sektor lain lain.
Dari sisi fundamental, jumlah aset perseroan per 31 Desember 2025 tercatat Rp7,12 triliun. Liabilitas Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp509 miliar. Adapun, jumlah ekuitas per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp6,61 triliun.
Perseroan juga menegaskan tidak memiliki utang. Alhasil dengan posisi fundamental yang sehat, perseroan terus berupaya untuk melakukan pengembangan Kota Deltamas untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta dengan memadukan kawasan industri, komersial, dan hunian.





