Polisi menjelaskan awal mula pasangan suami istri (pasutri) di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, ditemukan usai diduga diserang perampok. Kedua korban, yaitu EP (65) dan P (60), ditemukan oleh anak perempuannya.
"Nah jadi yang temukan terlebih dahulu itu adalah anaknya. Itu anak perempuan yang tinggal di situ. Jadi bertiga mereka tinggal. Ada ART (asisten rumah tangga) tapi pulang pergi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal, Senin (2/3/2026).
Peristiwa itu terjadi pada pagi tadi menjelang sahur. Mulanya, anak korban biasanya dibangunkan sahur oleh orang tuanya. Namun saat kejadian, dia tidak dibangunkan hingga pukul 04.00 WIB.
"Nah ketika dia bangun dia kaget, wah ini kan bentar lagi imsak, akhirnya dia turun. Ketika turun dia lihat kok nggak ada jawaban, lampu masih mati," ucapnya.
Saat itu, sang anak masih mendengar suara ibunya secara sekilas. Namun saat sang anak menghampiri, gagang pintunya sudah rusak dan tidak bisa dibuka.
"Akhirnya dia keluar minta tolong di warga. Warga enggak ada, kosong karena dini hari kan. Akhirnya teleponlah keluarganya, keluarganya datang. Nah kemudian dia bongkarlah jendela itu," bebernya.
Saat ditemukan, sang ayah sudah dalam keadaan meninggal bersimbah darah. Sementara sang ibu dalam keadaan luka berat dan saat ini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
"Luka-luka benda tumpul semua di kepala, di kepala belakang. Tapi kami masih menunggu hasil resmi dari rumah sakit ya," jelasnya.
(rdh/idn)





