JAKARTA – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan eskalasi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah menimbulkan ratusan korban jiwa dari kalangan sipil.
Boroujerdi menyebut, sedikitnya 555 warga sipil tewas dalam serangan yang terjadi sejak Sabtu 28 Februari 2026.
"Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban, di mana sebagian besar di antaranya berasal dari kalangan anak-anak dan perempuan," ujar Boroujerdi di Kantor Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia, Menteng, Jakarta, Senin (2/6/2026).
Menurutnya, sekitar 200 korban merupakan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia menyebut para korban merupakan warga sipil yang tengah menjalankan ibadah puasa.


