Jakarta, CNBC Indonesia - Tiga pesawat tempur Amerika Serikat jatuh di wilayah Kuwait pada Minggu (1/3/2026) malam dalam sebuah insiden yang diakui sebagai salah tembak oleh sistem pertahanan udara negara tersebut. Peristiwa itu terjadi di tengah pertempuran aktif yang juga melibatkan serangan Iran di kawasan.
Komando Pusat Amerika Serikat (United States Central Command) atau CENTCOM pada Senin menyatakan bahwa tiga pesawat tempur jenis F-15E Strike Eagle yang terlibat dalam operasi militer "Epic Fury" ditembak jatuh akibat insiden tembakan kawan sendiri.
"Tiga pesawat tempur F-15E Strike Eagle AS yang terbang untuk mendukung Operasi Epic Fury jatuh di atas Kuwait akibat insiden tembakan salah sasaran. Selama pertempuran aktif-yang mencakup serangan dari pesawat Iran, rudal balistik, dan drone-pesawat tempur Angkatan Udara AS tersebut secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait," demikian pernyataan CENTCOM, dilansir AFP.
- Mediator Masih Optimistis, Iran & AS Bisa Gencatan Senjata
- Mengenal Operasi Epic Fury: 36 Jam AS-Israel Bom Iran, Bunuh Khamenei
- Warga China Tewas dalam Serangan Militer AS-Israel di Iran
Insiden tersebut berlangsung saat pertempuran aktif terjadi, termasuk serangan dari pesawat Iran, rudal balistik, dan drone. Dalam situasi pertempuran yang intens tersebut, sistem pertahanan udara Kuwait keliru mengidentifikasi jet tempur AS sebagai ancaman.
CENTCOM menambahkan bahwa seluruh awak pesawat berhasil menyelamatkan diri.
"Seluruh enam awak pesawat berhasil melontarkan diri dan selamat," kata pernyataan itu.
Pihak militer AS juga menyebut bahwa pemerintah Kuwait telah mengakui insiden tersebut. "Kuwait telah mengakui insiden ini, dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait dan dukungan mereka dalam operasi yang sedang berlangsung ini," lanjut CENTCOM.
Peristiwa salah tembak dalam kondisi tempur aktif bukan hal yang belum pernah terjadi, terutama ketika berbagai sistem pertahanan udara diaktifkan secara bersamaan untuk merespons ancaman dari berbagai arah. Namun, jatuhnya tiga jet tempur sekaligus di wilayah sekutu menjadi salah satu insiden paling serius sejak operasi militer terbaru dimulai.
(luc/luc) Add as a preferred
source on Google



:strip_icc()/kly-media-production/medias/2731752/original/086314600_1550490365-20190218-Dialog-Kebangsaan-Seri-II-Johan2.jpg)
