Kantor Benjamin Netanyahu Dihantam Rudal Iran

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Iran, VIVA – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa serangan rudal terbaru mereka menargetkan kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, serta markas besar komandan angkatan udara Israel.

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Fars, Garda Revolusi menyebut Netanyahu sebagai zionis dan markasnya telah menjadi sasaran.

Baca Juga :
Airlangga sebut Ekskalasi Perang di Iran Bakal Dongkrak Harga BBM di RI
555 Orang di Iran Dilaporkan Tewas Usai Serangan Gabungan AS-Israel

“Kantor perdana menteri kriminal dari rezim Zionis dan markas komandan angkatan udara rezim tersebut telah menjadi sasaran," demikian keterangan resmi IRGC dikutip dari media Israel, The Times of Israel, Senin 2 Maret 2026.

IRGC juga menyatakan bahwa dalam serangan itu digunakan rudal jenis Kheibar. Sementara itu, pihak Israel mengatakan tidak ada korban luka dalam serangan tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada kabar mengenai kondisi terkini dari Netanyahu. 

Sebelumnya,pada Minggu 1 Maret 2026,  Pasukan elite Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa operasi serangan paling ganas dalam sejarah Republik Islam Iran akan segera dimulai. Ancaman ini ditujukan kepada Israel dan Amerika Serikat.

Lembaga-lembaga negara Iran dengan cepat menyatakan akan membalas, setelah adanya konfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada hari Sabtu 28 Februari 202.

"Operasi serangan paling berat dalam sejarah Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera dimulai menuju wilayah pendudukan dan pangkalan para teroris Amerika," demikian peringatan dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) beberapa waktu lalu seperti mengutip laman CNN World, Minggu 1 Maret 2026.

Pemerintah Iran dalam pernyataannya menyebutkan bahwa kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka lembaran baru dalam sejarah dunia Islam. Sementara itu, Supreme National Security Council (SNSC) menyatakan bahwa serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran akan memicu kebangkitan besar dalam melawan para penindas dunia.

SNSC, lembaga kuat yang mengoordinasikan strategi pertahanan dan keamanan nasional Iran, menegaskan bahwa Iran dan sekutunya justru akan menjadi semakin tangguh dan semakin bertekad jika Amerika Serikat dan Israel masih terus melancarkan serangan ke negara mereka. 
 

Baca Juga :
Agnez Mo Bantah Terjebak di Dubai Akibat Serangan Iran: Aku Baik-baik Aja!
Airlangga sebut Perang Iran Bakal Ganggu Suplai Minyak RI, Begini Langkah Mitigasinya
Apa yang Terjadi Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno Meninggal Dunia, Ini Sosoknya
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Temui 2.500 Konstituen, Serukan Persatuan dan Keamanan Jelang Idul Fitri 2026
• 5 jam laludisway.id
thumb
Hasil Pekan-28 Liga Primer Inggris: MU Naik Ketiga, Arsenal Jaga Jarak dari Kejaran Man City
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun, Kapolri: Selamat Jalan Pahlawan Bangsa
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Comeback Gila! Juventus Bangkit dari 1-3 dan Paksa Roma Gigit Jari Keempat Besar Liga Champions
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.