Angin Kencang, Seorang Pekerja Apartemen Surabaya Tewas Usai Terombang-ambing di Gondola

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA — Sebanyak dua orang pekerja pembersih kaca apartemen Tower D2 Waterplace Residents Surabaya, yang terletak di Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Jawa Timur, mengalami kecelakaan kerja saat cuaca buruk melanda kawasan itu, Senin (2/3/2026) petang. 

Satu orang terluka, sementara satu lainnya dikabarkan meninggal dunia usai terombang-ambing saat sebuah gondola yang digunakan untuk bekerja diterpa angin kencang dan hujan lebat.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Moh Rokhim menjelaskan korban luka teridentifikasi atas nama Ribut Budiyanto (53), alamat Jalan Tambak Wedi Baru 7/83, Surabaya, yang telah dilarikan ke RS William Booth untuk menjalani perawatan intensif.

"Sementara itu, korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama Eddy Suparno, usia 51 Tahun, yang beralamat di Jalan Tambak Wedi Baru 7/16, Surabaya," ungkap Rokhim, Senin (2/3/2026).

Rokhim menjelaskan kejadian nahas tersebut disebutnya terjadi pada pukul 14.20 WIB. Menurutnya, terdapat dua unit gondola yang menggantung saat itu.

"Untuk gondola pertama berhasil turun hingga lantai dasar. Namun, gondola kedua yang ditumpangi para korban, saat berada di lantai 26, terhenti dan tidak bisa turun ke bawah dikarenakan terpontang-panting akibat angin kencang disertai hujan lebat," ungkapnya.

Baca Juga

  • Westin Wedding Fair 2026 Tawarkan Lebih Dari 150 Vendor Premium
  • Industri Rokok Dukung KPK Tindak Tegas Produsen Rokok Ilegal
  • Wapres RI ke-6 Try Sutrisno Wafat, Gubernur Khofifah Imbau Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Petugas penyelamatan (rescue) yang tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.28 WIB pun langsung melakukan evakuasi terhadap para pekerja yang terjebak di gondola yang menyangkut. Evakuasi pun dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 17.25 WIB, tetapi nyawa Eddy tidak dapat terselamatkan.

"Setiap gondola terdiri dari dua orang pekerja. Untuk gondola pertama, dua orang pekerja berhasil selamat. Sementara untuk korban meninggal dunia, yang tergantung di gondola kedua, diduga terpental keluar dari gondola," papar Rokhim. 

Sementara itu, Mohammad Syaroni Senior Marcom Executive Ascott Waterplace Surabaya memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut terjadi di area Tower D2, di mana properti tersebut merupakan kepemilikan unit perseorangan yang berada di bawah manajemen Waterplace Area.

"Itu berbeda dan terpisah sepenuhnya dari Tower D1, tempat The Ascott Limited mengoperasikan serviced apartment Ascott Waterplace Surabaya," tegas Syaroni.

Dia menyatakan Tower D1 dikelola secara profesional sebagai bagian dari jaringan internasional The Ascott Limited yang berkantor pusat di Singapura, dan beroperasi layaknya akomodasi hotel yang setiap unitnya bukan milik perseorangan.

"Dengan demikian, kedua tower memiliki sistem manajemen, operasional, standar keamanan, serta tata kelola yang tidak saling berhubungan," jelasnya.

Keselamatan tamu, karyawan, dan mitra kerja merupakan prioritas utama Ascott Waterplace Surabaya dalam setiap situasi dan kondisi. Insiden yang terjadi di area sekitar properti menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya evaluasi menyeluruh, peningkatan pengawasan, serta penerapan standar keselamatan kerja yang ketat guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. 

"Kami berharap seluruh pihak dapat mengambil langkah preventif dan korektif secara maksimal demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua," pungkasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waketum Golkar Idrus Marham Respons Serangan AS-Israel ke Iran: Ancaman Perdamaian Dunia
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Putin Sampaikan Belasungkawa kepada Presiden Iran atas Pembunuhan Khamenei
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selat Hormuz Ditutup, Para Ahli Ramal Harga Minyak Diramal Meledak
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Emas Hari Ini 2 Maret 2026: Rekor Dunia US$ 5.361, Antam Meroket ke Rp 3,1 Juta
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Misteri Pewaris Tahta Korea Utara, Menanti Pengumuman Resmi Kim Ju Ae
• 17 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.