KOMPAS.TV - Komando Pusat Amerika Serikat merilis rekaman baru yang diklaim menunjukkan pasukannya menyerang target di Iran pada Senin (2/3/2026) waktu setempat.
Dalam keterangannya, pasukan Amerika Serikat menyatakan telah mengambil tindakan tegas untuk terus melakukan serangan militer kepada Iran.
Ketegangan meningkat di Timur Tengah usai AS dan Israel meluncurkan operasi militer gabungan terhadap Iran. Presiden Donald Trump juga berjanji akan menghancurkan industri misil Iran hingga ke akarnya.
Garda Revolusi Iran merilis rekaman video peluncuran rudal ke sasaran AS dan Israel.
Sementara itu, warga di Tel Aviv berlarian mencari perlindungan pada Minggu (28/2/2026) waktu setempat menyusul gelombang roket yang datang di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Warga menuju ke tempat perlindungan ketika sirene berbunyi dan militer Israel melakukan pencegatan roket di langit Tel Aviv.
Garda Revolusi Iran menyebut telah meluncurkan lebih dari 370 rudal dan seribu drone ke negara di wilayah Teluk. Ketegangan meningkat setelah pemimpin tertinggi Ali Khamenei tewas pada Minggu waktu setempat.
Video menunjukkan rudal lepas landas dan melesat. Namun, lokasi peluncuran, waktu, dan lintasan rudal belum dapat diverifikasi.
Sebelumnya, sejumlah laporan menunjukkan bahwa fasilitas militer AS di Timur Tengah juga menjadi sasaran, termasuk pangkalan militer di Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Irak, dan Kuwait.
#perangiran #amerikaserikat #israel
Penulis : kharismaningtyas
Sumber : Kompas TV
- perang as israel vs iran
- konflik timur tengah 2026
- rudal iran
- drone iran
- serangan militer as israel
- pangkalan militer timteng




