Persib di WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Apakah Persib Bandung mendapatkan hukuman walk out setelah melakukan enam pergantian pemain di laga kontra Persebaya Surabaya? Ternyata begini penjelasan dari operator Super League 2025-2026 menurut I.League.

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 

Sebut saja saat wasit Eko Saputro menunjuk titik putih setelah pengecekan VAR yang berujung pada gol Persebaya Surabaya hingga gol Kakang Rudianto yang dianulir. 

Sampai akhirnya, suporter menyoroti pergantian enam pemain yang dilakukan Persib Bandung. Sesuai regulasi Super League 2025-2026, tim hanya diizinkan sebanyak-banyaknya lima pergantian cadangan yang dapat bermain dalam pertandingan.

Hal ini diatur dalam Pasal 47 poin 1 tentang Pergantian Pemain. Dalam proses pergantian pemain, wasit cadangan mengatur prosedur yang telah ditetapkan.

Namun pada Pasal 47 poin 2 diatur tentang mekanisme waktu pergantian, terdapat poin c yang menyebut bahwa pergantian pemain tambahan di luar kuota pergantian pemain dapat dilakukan. 

"Merujuk kepada LOTG, pergantian Pemain tambahan di luar kuota pergantian Pemain yang telah digunakan dapat dilakukan apabila terjadi cidera pada kepala," tulis regulasi Super League dikutip dari I.League, Selasa (3/3/2026). 

Tentu regulasi Super League ini diperkuat dengan Law of The Game 2025-2026 atau Peraturan Permainan 2025-2026  yang dikeluarkan oleh IFAB atau International Football Association Board. 

Dalam Peraturan Permainan 2025-2026, terdapat regulasi soal "Protokol Permanen tambahan mengenai Pergantian pemain yang gegar otak". Regulasi ini memang terhitung baru karena disetujui dalam RUPST ke-138 IFAB pada 2 Maret 2024 lalu.

"Pergantian pemain yang gegar otak permanen tambahan terjadi ketika pemain yang memiliki gegar otak yang sebenarnya atau dicurigai diganti dan tidak mengambil bagian lebih lanjut dalam pertandingan," tulis Law of The Game. 

"Pergantian ini tidak dihitung sebagai salah satu pergantian pemain yang diizinkan 'normal' (atau peluang pergantian pemain, jika berlaku)," lanjut pernyataan tersebut.

Regulasi ini menjadi pembahasan setelah benturan keras antara Catur dan Federico Barba di menit 64. Saat itu, Catur mengalami pendarahan di kepala yang membuatnya ditarik keluar dan digantikan oleh Koko Ari. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Telkom Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Sebut Venezuela Contoh Skenario Sempurna untuk Situasi Iran
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Kapolri Harap Operasi Ketupat 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi Daerah
• 17 jam laludetik.com
thumb
Bima Sakti Tatap 6 Laga Sisa Musim Ini: Semua Final bagi Persela di Pegadaian Championship
• 18 jam lalubola.com
thumb
Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak
• 2 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.