AHY Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang, Target Rampung 2026 dengan Anggaran Rp750 Miliar

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin, 2 Maret 2026, sebagai bagian dari program prioritas nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera.

Dalam kunjungan tersebut, AHY didampingi Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan jajaran pelaksana teknis proyek.

AHY menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Singkawang terhadap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

"Saya senang dalam kunjungan ke Kota Singkawang ini didampingi langsung Ibu Wali Kota. Hari ini kita berada di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Di Provinsi Kalimantan Barat ada tiga proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan," ungkapnya.

Progres Pembangunan Capai 11 Persen

Berdasarkan laporan pelaksana teknis, progres pembangunan Sekolah Rakyat di lokasi yang ditinjau telah mencapai sekitar 11 persen.

"Tadi disampaikan progres kurang lebih 11 persen. Kita harapkan bisa terus dikejar agar pada 2026 dapat dituntaskan," ujarnya.

Pemerintah menargetkan proyek tersebut dapat diselesaikan pada pertengahan 2026 meski menghadapi tantangan cuaca dan ketersediaan tenaga kerja karena bersifat padat karya.

Kebutuhan anggaran untuk setiap lokasi pembangunan diperkirakan sekitar Rp240 miliar dengan total anggaran tiga proyek di Kalimantan Barat mencapai sekitar Rp750 miliar.

Di Kalimantan Barat terdapat tiga lokasi pembangunan Sekolah Rakyat yakni satu di Kota Pontianak, satu milik Pemerintah Kota Singkawang yang sedang ditinjau, dan satu milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang juga dibangun di Singkawang.

Fasilitas Terpadu untuk 1.200 Siswa

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

AHY menjelaskan program tersebut bertujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan yang baik, berkualitas, dan gratis.

"Ini gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak agar memiliki masa depan lebih baik," tegasnya.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai kompleks pendidikan terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan dengan kapasitas hingga 1.200 siswa.

"Kalau melihat blueprint-nya, ini ideal. Dalam satu kompleks ada sentra pendidikan yang lengkap, termasuk fasilitas olahraga. Kapasitasnya bisa menampung hingga 1.200 siswa," katanya.

Fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kelas, laboratorium, gedung serbaguna, serta sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan lintasan lari.

AHY berharap setelah rampung, Sekolah Rakyat di Singkawang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berintegritas.

"Boleh kita bekerja cepat, tetapi keselamatan nomor satu dan kualitas konstruksi tidak boleh dinomorduakan. Kita ingin cepat, tapi cepat yang berkualitas," tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Pembagian Pelabuhan Penyeberangan saat Periode Angkutan Lebaran 2026
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Melirik Arah Pasar Modal RI di 2026, Bakal Cerah?
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Populer: Kilang Aramco Diserang Drone; Harga BBM Iran Lebih Murah dari Israel
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Ini Waktu Ideal Servis Kendaraan Sebelum Mudik Lebaran
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
BeauPicks: 5 Blush On untuk Kulit Warm Tone yang Bikin Tampilan Segar saat Puasa
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.