Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran Sebagai Pelanggaran HAM

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Muhammadiyah menilai aksi tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), hukum internasional, serta pengabaian terhadap berbagai keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dapat mengancam peradaban dunia.

“Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 2 Maret 2026.
 

Baca Juga :

Timur Tengah Memanas, 6.047 Jemaah Umrah Telah Tiba di Indonesia

Melalui Surat Pernyataan resmi nomor 16/PER/I.0/B/2026, Muhammadiyah juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, serta korban jiwa lainnya. Keprihatinan serupa juga disampaikan bagi para korban terdampak akibat serangan balik Iran di sejumlah negara Arab. Muhammadiyah mendesak agar lembaga internasional tidak tinggal diam melihat eskalasi kekerasan ini.

"Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah," tegas Syafiq.


Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni. Foto: Dok. Muhammadiyah.

Muhammadiyah mengimbau Iran dan negara-negara Arab untuk menahan diri dari konfrontasi bersenjata dan lebih mengedepankan meja dialog sebagai sesama anggota OKI. Seluruh elemen global, mulai dari tokoh agama hingga lembaga multilateral, diajak bersatu untuk menekan aktor-aktor yang terlibat agar menghentikan tindakan semena-mena.

"Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi," kata Syafiq.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kritik Kopdes Merah Putih, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Lagi-lagi Soal Simulacra
• 13 jam laludisway.id
thumb
Potret Arab Mencekam, Wilayah Udara Tutup-Penumpang Pesawat Terlantar
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jenazah Try Sutrisno Dimakamkan Dekat Pusara BJ Habibie hingga Ani Yudhoyono di TMP Kalibata
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Dicibir Cuma Lulusan Paket C, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Disupport Aktivis 98 Pendiri Omah Dongeng Marwah
• 12 jam laludisway.id
thumb
Kelangkaan LPG 3 Kg di Kabupaten Gorontalo Mulai Terungkap
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.