Kementerian Pertahanan Qatar melaporkan, pihaknya menembak jatuh 2 pesawat pengebom Su-24 Iran pada Senin (2/3). Ini merupakan kali pertama Qatar menembak jatuh pesawat Iran sejak konflik meletus pada (28/2).
Selain menembak jatuh 2 pesawat Su-24, Qatar mencegat 7 rudal balistik dengan pertahanan udaranya dan menghancurkan 5 drone Iran dengan angkatan udara dan angkatan lautnya.
“Angkatan Bersenjata Qatar memiliki kemampuan dan sumber daya penuh untuk melindungi kedaulatan dan wilayah negara, dan untuk menanggapi dengan tegas setiap ancaman eksternal,” kata Kementerian Pertahanan Qatar dikutip dari CNN.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut, operasi militer di Iran bisa berlangsung kurang lebih empat pekan. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan itu.
“Prosesnya selalu memakan waktu empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu,” ucap Trump dikutip dari Reuters.
“Prosesnya selalu sekitar empat minggu, jadi sekuat apa pun negara itu, ini negara besar, akan memakan waktu empat minggu atau kurang,” sambung dia.
Sedangkan data dari Bulan Sabit Merah Iran, korban akibat serangan Israel-AS per Senin (2/3) mencapai ratusan orang.
"Kami melaporkan ada 131 kota di penjuru Iran diserang Zionis-AS sejak Sabtu (28/2). Ada 555 kompatriot kami tewas," kata kelompok humaniter Iran itu dikutip dari AFP.





