JAKARTA, KOMPAS.TV - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polri memetakan jam-jam rawan kecelakaan lalu lintas.
Temuan ini disampaikan langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK, Jakarta, Senin (2/3).
Berdasarkan analisis dan evaluasi kecelakaan (anev laka), waktu paling rawan terjadi pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dalam rentang tersebut tercatat 532 kejadian kecelakaan.
Lonjakan ini dinilai berkaitan dengan tingginya aktivitas masyarakat di jalan, mulai dari mobilitas kerja, perjalanan antarkota, hingga aktivitas harian lainnya.
"Selain faktor kepadatan lalu lintas, kondisi pengemudi juga dinilai berpengaruh terhadap meningkatnya angka kecelakaan pada jam tersebut,” ucapnya dikutip Antara.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mudik Bisa Turun 18 Persen, Ini Penjelasan Menhub
3 Penyebab Kecelakaan Paling Dominan
Selain jam rawan, Polri juga memetakan faktor penyebab kecelakaan yang paling sering terjadi. Hasil evaluasi menunjukkan:
- Gagal menjaga jarak aman – 1.156 kasus.
- Lalai memperhatikan kendaraan di depan.
- Faktor kecepatan berkendara.
Kapolri menegaskan, faktor kelelahan dan mengantuk masih menjadi pemicu utama kecelakaan, terutama dalam perjalanan jarak jauh saat mudik.
"Kelelahan dan mengantuk saat berkendara masih menjadi faktor yang sering memicu kecelakaan, terutama pada perjalanan jarak jauh,” ucapnya.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- jam rawan kecelakaan mudik 2026
- kapolri listyo sigit prabowo
- operasi ketupat 2026
- data kecelakaan lalu lintas polri
- penyebab kecelakaan mudik
- mudik aman keluarga bahagia





