Debat Sengit Ahok di Sidang LNG: Beberkan Awal Kecurigaan, Heran Ada Kontrak Tanpa Pembeli

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Debat panas terjadi antara eks Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan pengacara eks Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto, Wa Ode Nur Zainab di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG) Pertamina untuk terdakwa eks Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto, dan Vice President Strategic Planning Business Development Direktorat Gas PT Pertamina Yenny Andayani, Ahok dihadirkan sebagai saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari jalannya sidang, Ahok mengungkapkan keheranannya ada kontrak pembelian LNG tanpa ada komitmen siapa pembeli akhirnya. Ini menjadi awal kecurigaan manajemen yang berujung kasus hukum. 

Pantauan Kompas.com, perdebatan bermula saat Wa Ode menanyakan apakah Ahok pernah menanyakan hasil audit pembelian LNG dari Corpus Christi Liquefaction Amerika Serikat periode 2016-2018.

Baca juga: Eks Direktur Gas BUMN Minta Ahok Akui Penjualan LNG Raup Keuntungan

Wa Ode juga menanyakan apakah Ahok mengetahui kapan PT Pertamina pertama kali mengeluarkan uang untuk membeli LNG dari Corpus Christi Liquefaction.

Ahok menjawab tidak mengetahui adanya perjanjian tersebut.

“Saudara tahu enggak kapan pertama kali Pertamina mengeluarkan uang untuk membeli LNG Corpus Christi?” tanya Wa Ode.

“Saya tidak tahu. Yang pasti waktu kami masuk (jadi Komut), perjanjian beli itu sudah ada, sudah tanda tangan Sales Purchase Agreement (SPA),” jawab Ahok.

Lalu, Wa Ode kembali menanyakan apakah Ahok mengetahui realisasi pembelian LNG tersebut.

Ahok mengatakan, tidak mengetahui hal tersebut.

Menurut dia, hal itu harusnya dilihat dari laporan audit.

Baca juga: Ahok Sebut Tak Ada Niat Jadikan Eks Bos BUMN Tersangka Kasus LNG, Semua Bermula dari Hasil Audit

Dia juga meminta agar Wa Ode tidak membolak-balikkan masalah yang terjadi sebelum dia menjabat sebagai Komut Pertamina.

“Jangan membolak-balikkan masalah,” kata Ahok dengan nada yang agak meninggi.

“Tidak bolak-balik ini, bapak jawab saja pertanyaan saya,” jawab Wa Ode.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Saya hanya mau jawab saya masuk November 2019. Lalu di Januari dalam rapat BOD-BOC dilaporkan oleh direksi akan terjadi kerugian atas kontrak LNG yang tidak ada pembeli. Itu yang mesti jelas dulu,” kata Ahok.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satu Pekerja Gondola Tewas di Apartemen Ascott Surabaya, Evakuasi Terkendala Angin Kencang
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Perang Memanas, AS Serukan Warganya Segera Tinggalkan Belasan Negara di Timur Tengah
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Pemkot Jakarta Utara Verifikasi Peserta Mudik Gratis 2026, Kuota Capai 26.440 Penumpang
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Breaking: Iran Resmi Tutup Selat Hormuz, Tembak Kapal yang Lewat
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
• 21 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.