JAKARTA – Iran menyatakan telah menutup Selat Hormuz, jalur laut yang sangat penting secara strategis, untuk semua lalu lintas kapal. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa kapal apa pun yang mencoba melintasi selat tersebut akan diserang, demikian dilaporkan media Iran.
Laporan Reuters, mengutip media lokal pada Senin (2/3/2026), menyebut seorang komandan berpangkat tinggi IRGC mengatakan bahwa Selat Hormuz ditutup, dan Iran akan membakar kapal apa pun yang mencoba melewatinya.
"Selat (Hormuz) ditutup. Jika ada yang mencoba melewatinya, para pahlawan Garda Revolusi dan angkatan laut reguler akan membakar kapal-kapal tersebut," kata Ebrahim Jabari, penasihat senior panglima tertinggi Garda, dalam pernyataan yang dimuat media pemerintah.
Langkah ini, jika dilakukan, secara efektif akan menghentikan pengiriman komersial melalui titik sempit yang membawa sekitar seperlima ekspor minyak dunia.



