Pantau - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike meminta agar program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Program tersebut meliputi penanganan banjir, pengelolaan sampah, serta pemenuhan ruang terbuka hijau dan persoalan permukiman di Jakarta.
Yuke menyampaikan, “Hingga kini, apa yang dilakukan oleh Pemprov DKI sudah cukup baik. Tinggal nanti kita lakukan penyesuaian dalam rangka langkah antisipasi dengan kondisi yang ada,” ujar Yuke dalam rapat pembahasan Pra-RKPD 2027 bersama Dinas Pertamanan dan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Senin (2/3).
Antisipasi Keterbatasan FiskalIa menjelaskan bahwa langkah antisipasi tersebut berkaitan dengan kondisi fiskal Jakarta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2026.
Antisipasi juga diperlukan jika kondisi fiskal belum membaik pada 2027.
Yuke menyebutkan adanya pemotongan Dana Bagi Hasil oleh pemerintah pusat sebesar Rp15 triliun.
Ia mengatakan, “Jika kondisinya masih sama, berarti kan nanti program apa yang harus dilaksanakan harus betul-betul kita cermati. Sehingga dengan kondisi yang ada, tetap memprioritaskan program yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat,” kata Yuke.
Fokus Layanan Dasar dan Dampak LangsungYuke menilai tantangan terbesar adalah bagaimana pemerintah dan legislator merumuskan program terbaik dengan keterbatasan fiskal.
Program yang dirumuskan tetap harus berdampak langsung bagi kesejahteraan dan pembangunan Jakarta.
Ia menyampaikan, “Tentu, di pembahasan RKPD-nya harus lebih detail. Dengan begitu, nantinya ketemu yang paling prioritas dari semua permasalahan yang ada, dan mengutamakan layanan dasar serta pembangunan yang berdampak langsung,” ungkap Yuke.
Ia optimistis program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap dapat terealisasi dengan kecermatan semua pihak serta niat baik dari seluruh pemangku kepentingan.




