Pria Berjaket Ojol Panik Usai Jambret Lansia, Pura-pura Tolong Korban yang Pingsan

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria beratribut ojek online (ojol) berinisial BAS (28) dilanda kepanikan usai menjambret seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial LSJ hingga terseret dan pingsan.

Usai menjambret, pelaku kembali ke lokasi kejadian dan berpura-pura menolong demi mengelabui warga sekitar.

Peristiwa yang viral melalui unggahan Instagram @warga.jakbar ini terjadi di Komplek Pakuwon, tepatnya di depan Gereja GKI Pakuwon, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (2/3/2026) siang.

Baca juga: Pria Berjaket Ojol Jambret Lansia hingga Terseret di Grogol, Modus Tanya Alamat

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan,  pelaku kembali ke lokasi penjambretan karena panik usai melihat korbannya tak sadarkan diri.

"Pelaku berinisial BAS (28) warga Teluk Gong, Jakarta Utara. Jadi dia pura-pura menolong setelah berusaha menjambret barang milik korban. Dia panik korbannya pingsan," kata Alexander saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi, aksi kejahatan bermula saat pelaku yang mengenakan jaket driver ojol berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.

Saat korban lengah, pelaku langsung mencoba merampas tas LSJ dan terjadi aksi tarik-menarik antara pelaku dan korban.

Korban yang bersikeras mempertahankan barang berharganya pun akhirnya ikut terseret hingga akhirnya jatuh tak sadarkan diri.

Baca juga: Ulah Ojol di GBK: Perjalanan 6 Menit Getok Tarif Rp 200.000 ke Penonton Konser

Barang milik korban pun gagal dibawa kabur dan pelaku langsung melarikan diri.

Pelaku berstrategi dengan mengganti helm untuk menyamarkan identitas.

Namun, warga setempat yang telanjur curiga dengan gerak-gerik pelaku langsung melakukan penangkapan.

"Dia sempat ganti helm, awalnya saat beraksi helm ojol, pas pura-pura nolong pakai helm biasa. Kami tunjukin beberapa rekaman CCTV dan akhirnya dia mengakui perbuatannya," ucap Alex.

Alex mengungkap himpitan ekonomi menjelang hari raya menjadi alasan pelaku melancarkan aksinya.

"Pelaku mengaku khilaf dan butuh uang untuk beli baju Lebaran, sehingga menjambret tas milik lansia," tuturnya.

Tas kecil milik korban yang menjadi incaran pelaku berisi dua unit handphone, kartu e-money, kunci rumah, uang tunai sebesar Rp 891.000, serta sejumlah uang koin.

Baca juga: Drama Tarif Ojol Rp 200.000 di GBK dan Pelajaran dari Kesepakatan di Luar Aplikasi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Grogol Petamburan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, BAS dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Kirim Surat Duka Tewasnya Pimpinan Iran, Tegaskan Tolak Agresi Militer
• 59 menit lalukompas.com
thumb
Cap Go Meh Jakarta 2026 Digelar di Pancoran Hari Ini, Berikut Rangkaian Acaranya
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Hizbullah: Kalau Israel Mau Perang Terbuka, Ayo Perang Terbuka
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mudik Lebaran 2026, 92 Ribu Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemendikdasmen Targetkan Pemulihan Pendidikan Pascabanjir dan Longsor di Tiga Provinsi Rampung dalam 3 Tahun
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.