Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Jaksel) resmi menyegel Fourthwall Padel, Cilandak, Jakarta Selatan. Lapangan padel yang sempat dikeluhkan bising itu disegel permanen.
Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (3/3/2026), Pemkot Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Sudin Citata) Jaksel menyegel bangunan tersebut dengan garis pembatas berwarna kuning hitam. Garis tersebut kini menutupi akses masuk ke bangunan Fourthwall Padel.
Selain itu, dipasang juga spanduk yang mengumumkan penyegelan bangunan tersebut. Spanduk berwarna merah itu menegaskan penutupan operasional Fourthwall Padel.
"Bangunan ini dikenakan penghentian tetap (Disegel)" demikian isi tulisan dari spanduk tersebut.
Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) Jakarta Selatan, Andy Lazuardy mengatakan penyegelan dilakukan setelah sebelumnya sempat disegel pihak Kecamatan Cilandak.
"Hari ini kita sudah melaksanakan, sedang melaksanakan juga, penyegelan di lokasi Padel ini, Fourthwall Padel. Di mana Padel ini belum mengantongi izin, sehingga kita melakukan segel ulang, yang sebelumnya sudah disegel oleh tingkat kecamatan," kata Andy di lokasi penyegelan.
Andy menyebutkan Fourthwall Padel telah melanggar aturan. Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 Tahun 2021 dan PP nomor 21 Tahun 2021.
"Pokoknya kita melakukan sesuatunya dengan aturan. Kita nggak ada yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Sesuai aturan yang ada, PP 16 dan PP 21 itu disegel," katanya.
Sebelumnya, lapangan padel ini sempat dikeluhkan karena aktivitasnya membuat bising. Warga di Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, sempat dimediasi dengan pengelola lapangan padel namun belum ada kesepakatan.
Warga bernama Naufal mengaku ingin kondisi lingkungan rumahnya kembali tenang. Dia pun berharap segera adanya solusi terkait persoalan tersebut.
"Aku mengharapkan suasana sebelumnya yang tenang di rumah kami kembali seperti sedia kala. Tanpa adanya terdengar suara teriakan dari orang yang bermain padel dan suara bunyi raket memukul bola," ujarnya.
(idn/idn)





