JAKARTA, KOMPAS.com - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengecam agresi militer yang dilakukan Israel-Amerika Serikat terhadap Iran, serta konflik lain di Timur Tengah.
Dalam surat pernyataan yang ditandatangani Ketua Umum Jacklevyn Frits Manuputty dan Sekretaris Umum Darwin Dharmawan, PGI menilai, ekskalasi dan tindakan militer yang terjadi di kawasan tersebut telah menimbulkan instabilitas regional, memperbesar risiko meluasnya konflik antarnegara dan berpotensi memicu krisis global.
“PGI mengecam berbagai tindakan militer yang dilakukan sejumlah negara, termasuk keterlibatan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, konflik antara Pakistan dan Afghanistan, serta aksi pembalasan militer Iran di kawasan yang dinilai semakin memperluas lingkaran kekerasan dan mengancam keamanan internasional,” tulis surat pernyataan tersebut, melansir Antara, Selasa (3/3/2026).
Baca juga: 15 Penerbangan Rute Timur Tengah di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan Imbas Konflik Iran
PGI menegaskan, keberpihakan gereja tidak diarahkan pada kepentingan politik negara mana pun, melainkan kepada warga sipil yang terdampak konflik, termasuk keluarga yang tercerai-berai serta anak-anak yang mengalami ketakutan dan trauma.
PGI juga menyerukan penghentian seluruh aksi militer serta mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lembaga-lembaga internasional, pemerintah, dan komunitas global untuk mengedepankan dialog serta mematuhi hukum humaniter internasional.
Selain itu, PGI mengajak umat untuk mendoakan perdamaian, menunjukkan solidaritas kepada para korban, serta menghindari ujaran kebencian dan polarisasi di tengah situasi global yang dinilai semakin rapuh.
PGI berharap para pemimpin dunia memperoleh hikmat dalam memilih jalan damai dan menghentikan tindakan yang mengancam kehidupan manusia serta kelestarian alam, demi terwujudnya perdamaian yang sejati bagi seluruh umat manusia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang