REPUBLIKA.CO.ID, KARAWAN - Program Berbagi Sesama Insan kembali digelar oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang. Program inisiatif BSI Peduli bersama Yayasan Bina Sarana Informatika ini digelar 23 Februari hingga 13 Maret 2026 di Karawang, Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, kampus membagikan 200 nasi box setiap harinya kepada masyarakat selama bulan Ramadhan.
Selain pembagian makanan untuk berbuka puasa, program Berbagi Sesama Insan juga diisi dengan santunan anak yatim serta edukasi praktis bagi pelajar dan warga sekitar kampus. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, dosen, serta jajaran pimpinan kampus sebagai bentuk kolaborasi nyata antara dunia akademik dan masyarakat.
Kepala UBSI kampus Karawang, M Syamsul Azis, menyampaikan Ramadhan menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa melalui keterlibatan langsung di masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, mereka belajar memahami kondisi masyarakat sekaligus berkontribusi secara langsung,” ujar Azis dalam keterangan rilis, Selasa (3/3/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}BSI Peduli merupakan program sosial yang dijalankan oleh yayasan dan universitas dengan fokus pada bantuan pendidikan, santunan anak yatim, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Di UBSI kampus Karawang, implementasinya diwujudkan melalui Berbagi Sesama Insan yang dilaksanakan secara rutin selama Ramadhan.
Sementara itu, staf Marketing and Communication (Marcomm) UBSI kampus Karawang, Walim, menjelaskan kegiatan ini dirancang tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui edukasi.
“Setiap hari kami menyalurkan 200 box kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui edukasi yang disampaikan,” kata Walim.
Selama hampir tiga pekan pelaksanaan, mahasiswa turut berperan dalam proses distribusi bantuan dan penyampaian materi edukasi seperti literasi digital serta pengelolaan keuangan dasar. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran sosial di luar ruang kelas, semacam “praktikum kemanusiaan” yang tidak ada di silabus, tapi justru nempel paling lama di ingatan.
Melalui Berbagi Sesama Insan, UBSI kampus Karawang terus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong pembentukan karakter mahasiswa selama bulan suci Ramadhan. Di dunia yang sering ribut soal pencapaian pribadi, aksi berbagi seperti ini mengingatkan bahwa ilmu tanpa empati itu cuma jadi dekorasi intelektual.




