Liputan6.com, Jakarta - DPP Partai Golkar angkat suara usai kadernya yang juga Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, mengatakan pihaknya prihatin sekaligus menyesalkan peristiwa yang menimpa kadernya tersebut.
Advertisement
“Kami tentu saja prihatin dan menyesal atas kejadian ini. Sekaligus kami meminta dengan sangat kepada seluruh kader yang memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan pemerintahan sesuai koridor tata pemerintahan yang baik,” kata Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji pada wartawan, Selasa (3/3/2026).
Sarmuji menyatakan Fadia dipersilakan menggunakan bantuan hukum yang disediakan DPP Partai.
“Kami memiliki lembaga bantuan hukum, siapapun boleh meminta bantuan jika merasa perlu,” ungkapnya.




