Harga Buyback Emas Antam Naik 22,92% hingga Hari Ini Selasa (3/3)

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Harga buyback emas Antam telah mengalami kenaikan 22,92% pada periode berjalan tahun ini.

Berdasarkan data Logam Mulia Selasa (3/3/2026), harga buyback emas Antam turun Rp13.000 ke Rp2.901.000. Posisi itu kembali menjauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di Rp2.989.000.

Kendati demikian, pergerakan harga buyback emas Antam tercatat telah menguat 22,92% untuk periode berjalan 2026. Banderol ini merupakan acuan pembelian kembali oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berdasarkan ukuran 1 gram.

Buyback emas merupakan transaksi menjual kembali emas, baik dalam bentuk logam mulia, logam batangan, maupun perhiasan. Biasanya, harga yang dibanderol lebih rendah dari harga jual saat itu.

Kendati demikian, buyback emas masih bisa mendatangkan keuntungan apabila terdapat selisih besar antara harga jual dan harga buyback.

Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). Adapun, PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Baca Juga

  • Full Senyum Pembeli Emas Antam 10 Tahun Awal Maret 2026
  • Pergerakan Harga Emas Hari Ini Selasa, 3 Maret 2026 di Pasar Spot
  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 3 Maret Melonjak Jadi Rp2,663 Juta per Gram, Buyback Rp2,775 Juta

Adapun, pergerakan harga buyback emas Antam turut mengikuti pergerakan harga emas di pasar global.

Diberitakan Bisnis sebelumnya, harga emas di pasar spot menguat 0,18% atau 9,49 poin ke posisi US$5.331,61 per troy ounce pada pukul 06.40 WIB pada Selasa (3/3/2026).

Sementara itu, harga emas berjangka kontrak April 2026 di bursa Comex AS menguat 0,73% atau 39 poin ke US$5.350,6 per troy ounce.

Harga emas melanjutkan penguatan seiring dengan meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa tidak ada tenggat waktu yang pasti terhadap serangan ke Iran.

“Berapa pun waktunya, tidak masalah  apa pun yang diperlukan. Sejak awal, kami memperkirakan empat hingga lima minggu. Tetapi kami memiliki kemampuan untuk melanjutkannya jauh lebih lama,” ujar Trump seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu, militer Israel mengumumkan gelombang serangan baru ke Teheran, yang menargetkan pusat-pusat komando Keamanan Dalam Negeri dan Kementerian Intelijen Iran.

Sebagai respons atas serangan AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada akhir pekan, Iran terus meluncurkan proyektil ke berbagai wilayah di Timur Tengah. Ledakan dilaporkan terdengar di Israel, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, menandai meluasnya dampak konflik di kawasan.

Pada perdagangan Senin (2/3/2026), penguatan harga emas melandai setelah sempat menyentuh US$5.400 per troy ounce. Harga emas spot ditutup menguat 0,95% menjadi US$5.329,08.

Harga emas memangkas sebagian penguatan setelah pelaku pasar menimbang kemungkinan pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve guna meredam tekanan inflasi yang dipicu konflik di Timur Tengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persebaya Surabaya vs Persib Bandung, Imbang 2-2
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Latih Ratusan Ibu Bikin Nastar, Sandiaga Uno: Cari Cuan Sambut Lebaran
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemprov Sumut Buka Mudik Gratis Idulfitri 2026, Daftar di Sini!
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah, Saham NCKL, MEDC & ANTM ke Zona Merah
• 49 menit lalubisnis.com
thumb
Rektor UIN Jakarta Minta Publik Pahami Secara Utuh Pernyataan Menag soal Zakat
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.