Ikuti program laporkan kebaikan teman, empati remaja Jakarta meningkat

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Health Collaborative Center (HCC) mengatakan sebanyak 541 siswa Jakarta yang mengikuti Program CekTemanSebelah 2.0: “Laporkan Kebaikan Teman” selama 10 hari menunjukkan peningkatan empati dan sikap prososial secara signifikan, bahkan hingga lima kali lipat.

"Di tengah narasi publik yang sering menggambarkan remaja Indonesia sebagai generasi yang rapuh dan rentan gangguan mental, sebuah eksperimen sosial berbasis sekolah justru menunjukkan temuan sebaliknya, ternyata remaja Indonesia memiliki modal prososial dan sikap empati yang sangat kuat dan bisa dibentuk secara signifikan melalui intervensi sederhana di lingkungan sekolah," kata Ketua HCC Ray Wagiu Basrowi, di Jakarta, Selasa.

Remaja, pelajar SMA, yang terlibat aktif dalam pelaporan kebaikan, lanjutnya, menunjukkan empati naik lima kali lebih, lima kali kali lebih pro-sosial, dan kemampuannya memahami sudut pandang orang lain hampir empat kali lebih tinggi.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kesehatan jiwa remaja, katanya, pendekatan berbasis kekuatan (strength-based intervention) seperti ini menunjukkan bahwa solusi tidak selalu harus kompleks atau mahal. Dia menilai program ini membuka peluang besar bagi penguatan promosi kesehatan jiwa berbasis sekolah secara nasional.

Baca juga: Farhan: 75 ribu pelajar di Kota Bandung terindikasi gangguan mental

“Di akhir eksperimen ini terdapat 4.710 laporan kebaikan terkumpul hanya dalam 10 hari, artinya ada daya multiplikasi 10 kali lipat dalam satu intervensi sederhana. Bahkan 8 dari 10 pelajar merasakan perubahan positif setelah mengikuti program. Mereka yang aktif melaporkan kebaikan memiliki 11 kali peluang lebih besar merasakan perubahan positif," ujar Ray.

Menurutnya, temuan ini menunjukkan bahwa praktik sederhana berupa “melaporkan kebaikan teman” mampu memperkuat fondasi psikologis remaja dalam waktu singkat.

Dia menyebutkan temuan menarik lainnya terkait motivasi siswa melaporkan kebaikannya temannya, yakni sebagai berikut:
· 77 persen siswa melaporkan kebaikan sebagai bentuk mengucapkan terima kasih
· 71 persen sebagai bentuk apresiasi
· 50 persen sebagai balas kebaikan
· 41 persen untuk menginspirasi teman lain
· 34 persen agar kebaikan diketahui publik

Baca juga: Kepribadian dan pengalaman masa kecil pengaruhi sikap terhadap perang

Menariknya, katanya, siswa perempuan memiliki peluang 34 kali lebih besar melaporkan kebaikan kepada sesama perempuan dibandingkan kepada siswa laki-laki, menunjukkan dinamika sosial yang dapat menjadi dasar pengembangan strategi intervensi selanjutnya.

Lebih lanjut Ray mengungkapkan intervensi eksperimen sosial ini sebenarnya terinspirasi dari metode tootling atau melaporkan kebaikan dan tindakan positif teman sebaya selama di sekolah, karena di beberapa negara maju metode ini bahkan menjadi bagian dari pendidikan karakter berbasis kurikulum dasar.

Menurut Psikolog Klinis Puskesmas Ciracas yang juga elaborator eksklusif eksperimen sosial ini, Sulastry Pardede menyebutkan hasilnya menunjukkan perilaku pro-sosial yang dilatih melalui tootling CekTemanSebelah ini meningkatkan empati dan solidaritas, mengurangi rasa ketidaknyamanan diri, membentuk reaksi sosial positif, dan memperkuat hubungan antar teman sebaya.

"Program ini mengukur enam aspek emosional remaja (termasuk gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, relasi teman sebaya, skor kesulitan, dan prososial), serta aspek empati menggunakan Interpersonal Reactivity Index," katanya.

Baca juga: Faktor sosial berkontribusi sebabkan remaja kurang kualitas tidur


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kamtibmas Bukan Hanya Tanggung Jawab Polisi, Butuh Komitmen Kolektif Masyarakat
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Megawati Sampaikan Duka Atas Wafatnya Try Sutrisno: Sosok Prajurit Sejati
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Video: Konflik Iran-Israel Memanas, Jepang Siaga Pasokan Minyak
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Suami Tewas dan Istri Kritis di Bekasi Diduga Dianiaya, Pelaku Masuk Rumah lewat Jendela
• 22 jam lalukompas.com
thumb
AS-Israel Serang Iran, Sebagian Jamaah Umrah Jatim Belum Bisa Pulang
• 21 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.