Arti Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik dan Penggunaanya

theasianparent.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kalimat masyaallah tabarakallah allahumma barik artinya adalah rangkaian pujian dan doa kepada Allah yang biasanya diucapkan saat melihat sesuatu yang baik, indah, atau membahagiakan, sekaligus memohon keberkahan atas hal tersebut.

Parents penasaran dengan makna selengkapnya? Yuk, baca lengkapnya di bawah ini!

Artikel Terkait: Arti Masyaallah Tabarakallah, Benarkah Bisa Menangkal Penyakit Ain? Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik Apa Artinya?

Kalimat Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik terdiri dari tiga bagian yang saling melengkapi maknanya.

“Masya Allah” berarti “apa yang dikehendaki Allah (maka itulah yang terjadi)”, sebagai pengakuan bahwa segala sesuatu terjadi hanya karena kehendak dan kekuasaan Allah.

“Tabarakallah” bermakna doa dan pujian, yang secara umum dipahami sebagai “Maha Suci Allah, Maha penuh berkah Allah” atau “semoga Allah memberkahi”.

Sementara itu “Allahumma Barik” berarti “Ya Allah, berkatilah” atau “Ya Allah, limpahkanlah keberkahan”.

Jika digabung, frasa Masya Allah Tabarakallah Allahumma Barik artinya adalah ungkapan kekaguman yang diiringi pengakuan terhadap kehendak Allah, pujian kepada-Nya, sekaligus doa agar Allah menurunkan keberkahan pada hal yang sedang dilihat atau dibicarakan.

Dalam konteks keseharian, kalimat ini sering digunakan agar rasa kagum tidak berhenti pada hal duniawi semata, tetapi diarahkan kembali kepada Allah dan disertai permohonan kebaikan.

Artikel Terkait: Arti Insya Allah dan Waktu yang Tepat Mengucapkannya Allahuma Barik Diucapkan pada Saat Apa?

Secara umum, “Allahumma Barik” diucapkan ketika seorang Muslim ingin memohon keberkahan dari Allah atas sesuatu yang ia lihat, dengar, atau rasakan sebagai kebaikan.

Ungkapan ini bisa disisipkan setelah melihat anak yang lucu dan sehat, pasangan yang harmonis, rezeki yang lapang, hasil kerja yang membahagiakan, atau momen-momen menyenangkan lainnya yang diharapkan terus dijaga dan ditambah keberkahannya oleh Allah.

Dalam bentuk lain seperti “Allahumma barik lana” atau “Allahumma barik fihi”, doa ini juga digunakan saat berdoa untuk keluarga, makanan, rezeki, maupun aktivitas sehari-hari agar senantiasa dipenuhi kebaikan.

Di sisi lain, “Allahumma Barik” juga sering dianjurkan untuk diucapkan ketika kita memuji orang lain agar pujian tersebut sekaligus menjadi doa, bukan sekadar kekaguman yang kosong.

Contohnya, saat takjub melihat kesuksesan seseorang, kecerdasan anak, atau keindahan rumah orang lain, seorang Muslim dianjurkan mengiringi kekagumannya dengan doa keberkahan seperti “Masya Allah, Allahumma barik”, sehingga kebaikan itu diakui sebagai karunia Allah dan tidak berubah menjadi iri atau dengki.

Kebiasaan ini juga menumbuhkan sikap rendah hati dan sadar bahwa semua nikmat bisa bertahan hanya jika diberkahi oleh Allah.

Masya Allah Tabarakallah Diucapkan saat Apa?

“Masya Allah Tabarakallah” lazim diucapkan ketika seseorang melihat sesuatu yang menakjubkan, menyenangkan, atau mengharukan, baik terkait ciptaan Allah, prestasi seseorang, maupun peristiwa yang membawa kebahagiaan.

Ketika melihat pemandangan alam yang indah, anak yang tumbuh sehat, kabar gembira tentang kelulusan atau pernikahan, sampai keberhasilan usaha, ungkapan ini menjadi bentuk pujian kepada Allah sekaligus ekspresi syukur atas nikmat-Nya.

Dengan mengucapkan “Masya Allah Tabarakallah”, seorang Muslim seakan mengatakan bahwa semua kebaikan yang tampak bukan semata hasil usaha manusia, tetapi murni karena kehendak dan limpahan berkah Allah.

Dalam praktik sehari-hari, kalimat ini juga sering dipakai untuk menggantikan komentar kagum yang hanya bersifat duniawi, misalnya mengganti “keren banget” atau “bagus sekali” dengan “Masya Allah Tabarakallah”.

Selain terdengar lebih lembut dan santun, hal ini membantu mengingatkan diri sendiri bahwa pusat segala pujian adalah Allah, bukan manusia.

Penggunaan yang konsisten juga membuat lingkungan keluarga—terutama anak-anak—terbiasa menghubungkan rasa kagum dan rasa senang mereka dengan mengingat Allah dan mensyukuri karunia-Nya.

Allahumma Barik Apakah Bisa Mencegah Ain?

Dalam tradisi keislaman, salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah pengaruh ‘ain (mata jahat) ketika kagum pada seseorang adalah dengan menyebut nama Allah dan mendoakannya dengan kebaikan.

Di sinilah kalimat seperti “Masya Allah, Allahumma barik fihi” atau “Masya Allah Tabarakallah Allahumma Barik” sering dipakai sebagai bentuk doa agar Allah menjaga dan memberkahi orang atau hal yang sedang dipuji. Sehingga, terhindar dari dampak negatif rasa iri, dengki, atau kekaguman yang berlebihan.

Dengan kata lain, “Allahumma Barik” bukan sekadar ucapan, melainkan doa yang diyakini dapat menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk melindungi diri dan orang lain dari ‘ain.

Meski demikian, pencegahan ‘ain dalam Islam tidak hanya berhenti pada ucapan “Allahumma Barik”. Umat Muslim juga diajarkan untuk membaca doa-doa perlindungan yang spesifik dari ‘ain, seperti doa berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, doa ruqyah syar’iyyah, serta menjaga diri dari sikap suka pamer yang bisa memicu iri dan dengki.

Dengan memadukan doa “Allahumma Barik”, dzikir perlindungan, dan sikap hati yang ikhlas, seorang Muslim berusaha menjaga kebaikan yang dimiliki agar tetap berada dalam lindungan dan keberkahan Allah.

***

Arti Insya Allah dan Waktu yang Tepat Mengucapkannya

10 Doa Mengusir Setan dan Jin dalam Islam, Amalkan di Rumah!

Bacaan Allahummaghfirlahu untuk Orang Meninggal dan Artinya

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Terkini: Sinabang Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 6,4
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Analisis Pengamat soal Israel Serang Lebanon, Perang Iran Vs Israel-AS Bisa Meluas?
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
40 Anak Tewas di Minab Akibat Serangan: Cerita Warga Iran saat Serangan
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Bibit Siklon 90S Tumbuh, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem 2-8 Maret
• 11 jam laludetik.com
thumb
Cara Melihat Gerhana Bulan Total Hari Ini: Waktu dan Link Live
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.