Tak Ingin Video Penangkapan saat Nyetir Sambil Mabuk Dipublikasikan, Justin Timberlake Tempuh Jalur Hukum

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Justin Timberlake mengambil langkah hukum setelah rekaman bodycam saat dirinya ditangkap karena dugaan mengemudi dalam keadaan mabuk dirilis ke publik. Ia menggugat desa Sag Harbor di Long Island guna memblokir penyebaran video tersebut.

Berdasarkan dokumen pengadilan yang diperoleh Page Six pada Senin (2/3), pelantun “SexyBack” itu mengajukan petisi ke Mahkamah Agung Suffolk County untuk menghentikan perilisan rekaman tersebut, menyusul adanya permintaan berdasarkan Freedom of Information Act (FOIA) dari sejumlah media.

Rekaman itu diambil oleh petugas saat Timberlake diberhentikan dan ditangkap pada Juni 2024.

Dalam berkas pengajuan, Timberlake yang kini berusia 45 tahun berargumen bahwa video tersebut memperlihatkan dirinya “dalam kondisi sangat rentan saat berhadapan dengan aparat penegak hukum di pinggir jalan.” Ia juga menyebut rekaman itu memuat “detail intim” mengenai penampilan fisik, sikap, cara bicara, serta perilakunya selama tes kesadaran, proses penangkapan, hingga penahanan.

Pengacaranya, Michael Del Piano, menilai perilisan video akan menimbulkan “kerugian berat dan tidak dapat diperbaiki” terhadap reputasi pribadi maupun profesional sang artis, serta membuatnya rentan terhadap “ejekan dan pelecehan publik.”

Del Piano juga menambahkan bahwa perilisan rekaman tersebut tidak memiliki kepentingan publik yang sah dalam memahami kinerja pemerintah dan justru menjadi bentuk pelanggaran privasi yang tidak beralasan.

Timberlake ditangkap pada 18 Juni 2024 setelah diduga menerobos rambu berhenti dan berpindah jalur secara tidak stabil saat mengemudikan BMW miliknya usai menghabiskan malam bersama teman-teman.

Petugas yang menanganinya—yang kabarnya masih baru dan tidak mengenali peraih Grammy tersebut—menyatakan Timberlake gagal dalam tes kesadaran di tempat dan menunjukkan tanda-tanda keseimbangan yang buruk serta kesulitan mengikuti instruksi. Foto mugshot-nya saat itu memperlihatkan mata merah dan berkaca-kaca. Namun, Timberlake bersikeras bahwa ia hanya mengonsumsi satu martini.

Pada akhirnya, ia mengaku bersalah atas dakwaan yang lebih ringan, yakni mengemudi dalam kondisi kemampuan terganggu oleh alkohol, sehingga terhindar dari vonis penuh DWI (driving while intoxicated).

Sebagai konsekuensi, ia diwajibkan menjalani 25 jam kerja sosial, membayar denda sebesar 500 dolar AS ditambah biaya tambahan 260 dolar AS, serta mengalami penangguhan surat izin mengemudi di New York selama 90 hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OTT Bupati Pekalongan, KPK Sebut Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Perang Iran-Israel, Analis Prediksi Harga Emas Bisa Tembus US$ 6.000 per Ons
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Trump Buka Peluang Kirim Pasukan Darat untuk Invasi Iran
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
PM Anwar Ibrahim Sanjung Try Sutrisno 'Negarawan Sejati': Malaysia Berduka Sedalam-dalamnya
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Sinergi Hulu Migas Diperkuat Lewat Pengembangan Lapangan Gas Mako Kepri
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.