Yogyakarta: Gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente harus absen saat timnya menantang tuan rumah Semen Padang FC pada lanjutan liga 1 di Stadion GOR H. Agus Salim Padang pada Rabu malam, 4 Maret 2026. Ze harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning.
Pemain kelahiran Paredes, Portugal tersebut menjalani sanksi akumulasi kartu kuning yang didapatkannya dalam laga terakhir melawan PSBS Biak pada menit 44, 27 Februari 2026. Ze telah mengoleksi total tujuh kartu kuning selama kompetisi Super League 2025/26.
"Terkadang kita tidak bisa mengontrol segala sesuatu di atas lapangan. Hari ini saya mendapat tambahan kartu kuning sehingga harus menepi," kata Ze pada Selasa, 3 Maret 2026.
Baca Juga :
Hendri Susilo Optimistis Malut United Curi Poin di Kandang Madura United"Ini akan menjadi momen yang bagus untuk sedikit beristirahat dan memulihkan kondisi hingga 100 persen untuk pertandingan kandang melawan Jepara. Laga tersebut juga menjadi pertandingan penting bagi kami," jelasnya.
Pelatih Kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel enggan khawatir dengan absennya Ze. Menurut dia, ada pemain lain yang layak diberi kesempatan menggantikan posisi Ze dalam menyerang.
Pemain PSIM, Ze Valente yang harus absen saat hadapi Semen Padang FC. Dokumentasi/ PSIM
"Kami memiliki kedalaman skuad yang bagus sehingga saya pikir kita bisa memasukkan pemain lain. Itu bukan sebuah masalah," kata Van Gastel.
Van Gastel selalu meminta seluruh pemain lain untuk siap ketika dibutuhkan tim. Meskipun, ia mengakui kehilangan Ze meninggalkan daya dobrak timnya saat menyerang.
"Memang selalu terasa kurang nyaman jika salah satu pemain utama tidak tersedia. Di sisi lain, saya selalu menekankan kepada para pemain cadangan bahwa mereka harus siap kapan pun tim membutuhkan," ujarnya.



