Kemendikdasmen beri tunjangan khusus guru terdampak bencana Rp6 juta

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan tunjangan khusus bagi guru berstatus ASN maupun non-ASN terdampak bencana Sumatera sebesar Rp2 juta per bulan yang diberikan selama tiga bulan sejak bulan Desember 2025.

Perwakilan Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kemendikdasmen Jamjam Muzaki mengatakan tunjangan khusus itu ditargetkan menyasar 59.000 guru dengan proses penyaluran sudah mencapai lebih dari 50 persen.

“Tunjangan khusus, ada sekitar kami estimasi 59.000 dan yang sudah disalurkan sekitar 36.000 guru," kata Jamjam dalam acara Dialog Kebijakan Kemendikdasmen di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada Selasa.

Baca juga: Kemendikdasmen beri tunjangan khusus Rp2 juta/guru di wilayah bencana

Lebih lanjut ia menerangkan satu orang guru akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan dan akan diberikan selama tiga bulan.

"Jadi total mendapatkan tunjangan khusus untuk guru terdampak sekitar Rp 6 juta," ucapnya.

Adapun tiga bulan itu, kata dia, terhitung mulai dari bulan Desember 2025 hingga bulan Februari 2026.

Selain tunjangan khusus bagi guru, Jamjam mengatakan pihaknya akan terus memperhatikan kebutuhan riil di kawasan pascabencana, utamanya terkait usulan baru pemberian bantuan.

Baca juga: Guru terdampak bencana apresiasi tunjangan khusus dari pemerintah

"Ini sedang dilakukan verifikasi beberapa usulan-usulan yang baru masuk. Karena pendataan ini dinamis ya di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya menargetkan pemulihan terhadap kondisi layanan pendidikan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, berlangsung dalam waktu tiga tahun.

“Mungkin kami target pemulihan ini sama dengan BNPB, 3 tahun,” kata Jamjam Muzaki.

Pada tahun ini pihaknya memprioritaskan pemulihan sarana dan prasarana pendidikan yang akan didukung dengan penyesuaian kebijakan.

Baca juga: Mendikdasmen tegaskan pencairan TPG di wilayah bencana tetap berjalan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Preview Madura United vs Malut United: Misi Bangkit Laskar Sape Kerrab di Pamekasan
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dilarang Trump, Senjata Canggih Ini Tetap Dipakai AS Serang Iran
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Jalan Semarang–Godong yang Putus Akibat Tanggul Jebol Bisa Dilalui H-7 Lebaran 2026
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Usia Senja Bukan Halangan, Puluhan Lansia Indramayu Tekun Belajar Mengaji di Bulan Ramadhan
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
TP PKK Makassar Perkuat Fondasi Keluarga, Dari Cegah Stunting hingga Lansia Berdaya
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.