BEI Buka Kepemilikan Saham, Terungkap Daftar 13 Saham Koleksi Lo Kheng Hong

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Investor kawakan Lo Kheng Hong terpantau mendekap 13 saham dengan porsi kepemilikan di atas 1% per akhir Februari 2026. 

Data portofolio investor yang akrab disapa Pak Lo ini tersingkap seiring kebijakan baru transparansi bursa yang berlaku hari ini, Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026, sosok yang kerap dijuluki Warren Buffett Indonesia ini terpantau memiliki kepemilikan di atas 1% pada sedikitnya 13 emiten. 

Emiten properti PT Intiland Development Tbk. (DILD) menjadi salah satu koleksi dengan persentase kepemilikan tertinggi. Lo Kheng Hong tercatat mendekap sebanyak 696,03 juta saham DILD atau setara dengan 6,71%. 

Selain properti, sektor media masih menjadi porsi jumbo dalam portofolionya melalui PT Global Mediacom Tbk. (BMTR). Di emiten milik grup MNC ini, Pak Lo menggenggam sebanyak 1,06 miliar lembar saham atau setara 6,44%. 

Baca Juga : BEI dan KSEI Resmi Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

Lo Kheng Hong juga terekam memiliki saham emite ban PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) dengan jumlah mencapai 209,89 juta saham atau setara dengan 6,02%.

Selain itu, untuk saham di sektor energi, Pak Lo memiliki saham PT ABM Investama Tbk. (ABMM) sebanyak 154,83 juta saham atau 5,62%. 

Menariknya, transparansi data di atas 1% mengungkap posisi Lo Kheng Hong di emiten yang selama ini jarang terendus media, salah satunya PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS). Di emiten ritel tersebut, Lo Kheng Hong tercatat memiliki 153,25 juta lembar saham atau setara dengan 2,16%.

Sebagaimana diketahui, pasar modal Indonesia memasuki babak baru transparansi seiring publikasi daftar pemegang saham emiten dengan kepemilikan di atas 1%. Kebijakan ini mulai berlaku efektif Selasa (3/3/2026).

Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa perluasan data ini merupakan bagian dari empat proposal penguatan pasar modal yang diajukan kepada global index provider, yakni MSCI dan FTSE.

“Per sore ini, saat pasar sudah tutup, shareholders name di atas 1% sudah bisa diakses oleh publik di situs web IDX,” ujar Jeffrey di Jakarta. 

Jeffrey menjelaskan bahwa data itu disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Sebagaimana diketahui, sebelumnya publik hanya dapat mengakses informasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%. 

Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menambahkan bahwa penyediaan data ini merujuk pada Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 01/2021 yang menunjuk KSEI dan BEI sebagai penyedia data publik. Salah satu poin utamanya adalah penggabungan data kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat. 

Untuk data kepemilikan script, Samsul juga menyampaikan bahwa KSEI mendapatkan suplai data dari Biro Administrasi Efek (BAE) untuk kemudian disatukan dengan data scriptless yang ada di sentral data KSEI. 

“Kalau tadinya di bursa itu pengumuman di atas 5%, sekarang pengumumannya adalah pemegang saham di atas 1%. Kami sampaikan ke bursa serta Otoritas Jasa Keuangan [OJK] sore ini dan teman-teman semua bisa lihat,” kata Samsul.

Berikut data kepemilikan saham Lo Kheng Hong per 27 Februari 2026: 

- PT ABM Investama Tbk. (ABMM)

Total holding shares: 154.835.300 

Persentase: 5,62%

- PT Polychem Indonesia Tbk. (ADMG) 

Total holding shares: 50.318.100 

Persentase: 1,29%

- PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BEST)

Total holding shares: 111.862.800 

Persentase: 1,16% 

- PT Global Mediacom Tbk. (BMTR)

Total holding shares: 1.067.633.500 

Persentase: 6,44% 

- PT Clipan Finance Indonesia Tbk. (CFIN)

Total holding shares: 63.141.100 

Persentase: 1,58% 

- PT Intiland Development Tbk. (DILD)

Total holding shares: 696.038.100 

Persentase: 6,71% 

- PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL)

Total holding shares: 209.898.500 

Persentase: 6,02% 

- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP)

Total holding shares: 82.594.700 

Persentase: 1,21% 

- PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN)

Total holding shares: 27.656.600 

Persentase: 1,24%

- PT Paninvest Tbk. (PNIN)

Total holding shares: 50.195.750 

Persentase: 1,23% 

- PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS)

Total holding shares: 153.251.700 

Persentase: 2,16%

- PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP)

Total holding shares: 779.207.000

Persentase: 5,03%

- PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL)

Total holding shares: 209.339.500 

Persentase: 1,02% 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Cek Jadwal Long Weekend Maret 2026, Siap-Siap Catat Tanggal Liburan!
• 7 jam laludisway.id
thumb
Tanggapi Konflik Iran-AS, Rhoma Irama: Sebenarnya Kemenangan Itu di Akhirat!
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Terungkap Setelah Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Ini Rahasia Besar yang Disembunyikannya Selama 45 Tahun
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
John Herdman Full Senyum! Calon Duet Ole Romeny di Lini Depan Timnas Indonesia Akhirnya Comeback, Dipanggil untuk FIFA Series 2026?
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.