Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan

suara.com
11 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, ditutup sementara pada Selasa (3/3) menyusul adanya serangan pesawat nirawak.
  • Seluruh jadwal pelayanan publik dan janji temu warga negara Amerika, baik rutin maupun darurat, telah dibatalkan total.
  • Penutupan ini diumumkan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik regional setelah serangan balasan Iran terhadap aset AS.

Suara.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Riyadh, Arab Saudi, mengambil langkah drastis dengan menyatakan penutupan operasional pada Selasa (3/3).

Keputusan ini diambil menyusul terjadinya serangan pesawat nirawak atau drone yang menyasar wilayah tersebut.

Penutupan ini berdampak langsung pada seluruh jadwal pelayanan publik, di mana pihak kedutaan membatalkan semua janji layanan bagi warga negara Amerika, baik yang bersifat rutin maupun dalam kategori darurat.

Langkah darurat ini diumumkan secara resmi melalui saluran komunikasi diplomatik dan media sosial untuk memastikan informasi sampai kepada seluruh warga negara AS yang berada di wilayah Kerajaan Arab Saudi.

“Kedutaan AS di Arab Saudi tutup pada Selasa, 3 Maret. Semua janji layanan warga negara Amerika, baik rutin maupun darurat, dibatalkan,” demikian pernyataan kedutaan melalui platform media sosial X sebagaimana disitat dari Anadolu.

Situasi keamanan di beberapa titik penting di Arab Saudi saat ini dilaporkan berada dalam status waspada tinggi.

Pihak kedutaan menekankan bahwa pemberitahuan untuk tetap berada di tempat perlindungan bagi wilayah Jeddah, Riyadh, dan Dhahran masih berlaku sepenuhnya.

Warga negara Amerika yang bermukim atau sedang berada di wilayah-wilayah tersebut sangat direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan dan tetap berada di tempat aman masing-masing hingga situasi dinyatakan terkendali.

Selain penutupan layanan administrasi dan konsuler, pihak kedutaan juga mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat luas untuk menghindari kompleks kedutaan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran

Hal ini dilakukan guna meminimalisir risiko dampak dari serangan terbaru yang terjadi di kawasan tersebut.

Kedutaan juga menyatakan masih memberlakukan pembatasan ketat terhadap perjalanan yang tidak mendesak ke berbagai instalasi militer di kawasan, mengingat potensi ancaman susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Dalam protokol keamanan yang diterbitkan, warga negara Amerika didorong untuk terus memantau pembaruan peringatan keamanan terbaru secara berkala.

Mereka diminta untuk mempertimbangkan kembali semua rencana perjalanan yang berpotensi terganggu oleh situasi keamanan ini, serta menjaga dan meninjau kembali rencana keselamatan pribadi masing-masing selama berada di wilayah konflik.

Berdasarkan laporan kronologi kejadian, Kedutaan Besar AS di ibu kota Arab Saudi sebelumnya memang telah menjadi sasaran serangan drone.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan pada struktur bangunan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Konflik Dengan As-Israel Kian Memanas, Iran Siap Perang Panjang
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kenapa Tidak Pakai Satu Bahasa Saja di Dunia?
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
SBY Disambut Prabowo saat Tiba di Istana Jelang Pertemuan
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kedubes AS di Kuwait Tutup Sementara Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Naik Bus ke Jakarta, 11 Orang Hasil OTT di Pekalongan Tiba di Gedung KPK
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.