Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyiapkan sejumlah strategi imbas ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran. Penutupan itu disebabkan meledaknya perang antara Israel-Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
Strategi pertama, pemerintah akan mengalihkan impor minyak mentah Indonesia dari Timur Tengah ke AS. Pilihan impor langsung dari negeri Paman Sam menjadi pilihan paling realistis sejauh ini.
Selanjutnya adalah impor elpiji. Indonesia mengimpor 7,8 juta ton pada tahun ini, 70 persen di antaranya diimpor dari AS dan 30 persennya dari Timur Tengah. Secara khusus dari Saudi Aramco. Lantaran situasi di Timur Tengah tidak kondusif, pemerintah akan mencari sumber alternatif lain.
Baca Juga :
Selat Hormuz Ditutup, Bahlil: 25% Impor Minyak Mentah Indonesia 'Mandek'"Maka alternatifnya adalah kita switch lagi, supaya kita tidak mau ambil risiko. Sebagiannya kita switch lagi untuk kita belanja di negara yang tidak ada kaitannya dengan Selat Hormuz," kata Bahlil dalam program Breaking News Metro TV, Selasa, 3 Maret 2026.
Menurut Bahlil, kondisi ini membuat harga BBM di Indonesia turut terdampak mengingat harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) yang ditetapkan pemerintah dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar USD70 per barel.
"Kita tahu bahwa di dalam APBN kita, harga ICP itu USD70 per barel, dan sekarang sudah naik menjadi USD78 hingga USD80 per barel," papar dia.
Kondisi ini yang membuat pemerintah mesti hati-hati dalam penyesuaian harga BBM. Sebab, kenaikan harga minyak ini juga akan berdampak terhadap subsidi yang akan ditanggung negara.
"Tapi di sisi lain dengan kenaikan harga ICP itu juga negara mendapatkan pendapatan karena kita berkontribusi sekitar 600 ribu barel per hari. Nah selisih ini yang akan kita hitung," sebut Bahlil.
"Arahan Presiden adalah kita harus sangat berhati-hati untuk menghitung semuanya dengan tetap memastikan ketersediaan BBM dalam negeri untuk memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat kita," tambah Bahlil menekankan.




