Bisnis.com, JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk berkomitmen untuk menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) untuk Lebaran Idulfitri 2026.
Pencairan BHR ini diberikan kepada mitra ojek online (ojol) Gojek roda dua dan roda empat dalam bentuk uang tunai paling sedikit 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan bahwa GoTo mengalokasikan anggaran Rp100-110 miliar pada 2026, di mana angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp50 miliar.
Adapun GoTo BHR tahun ini akan diterima oleh 400.000 mitra di tiap platform. Untuk kategori dengan nominal terendah, besaran BHR meningkat sebesar 3–4 kali lipat dari sebelumnya Rp50.000 di tahun 2025, kini menjadi Rp150.000 untuk mitra roda dua dan Rp200.000 untuk mitra roda empat di tahun ini.
Dalam penetapan penerima, GoTo tetap berfokus pada prinsip keberimbangan berdasarkan kategori/level mitra Driver yang tertera di Aplikasi Gojek Driver (aplikasi mitra) agar proses penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Adapun kriteria yang dimaksudkan yakni mencakup:
Baca Juga
- Respons Gojek-Grab Cs soal BHR Ojol 2026, Meningkat dari Tahun Lalu?
- Simulasi Besaran BHR Ojol 2026, Pengemudi Dapat 25% dari Pendapatan Bulanan
- Segini Nominal BHR Ojol yang Cair H-7 Lebaran 2026
- Tingkat penggunaan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan (diukur melalui jam online)
- Kualitas pelayanan (diukur melalui tingkat penerimaan dan penyelesaian order)
Pembagian Kelompok Penerima BHR
GoTo membagi pemberian BHR 2026 dengan rincian nominal yang didasarkan pada kelompok penerimanya, sebagai berikut:
- Mitra Juara: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama (produktivitas tinggi) dan memberikan kualitas layanan yang baik. Pada Mitra Juara ini akan dibagi menjadi 6 (enam) kategori berdasarkan frekuensi menjadi ‘Mitra Juara’ dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali)
- Mitra Andalan: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan tambahan/sampingan (produktivitas sedang) dan memberikan kualitas layanan yang baik. Mitra ini akan dibagi menjadi 3 (tiga) kategori berdasarkan frekuensi menjadi ‘Mitra Andalan’ dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali)
- Mitra Harapan: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan sesekali (produktivitas rendah) atau mitra yang memiliki tingkat penerimaan dan penyelesaian order yang cukup. Adapun Mitra Harapan yang pernah menjadi ‘Mitra Juara’ paling tidak 1 (satu) kali dalam 12 (dua belas) bulan terakhir, atau mitra yang pernah menjadi ‘Mitra Andalan’ paling tidak 1 (satu) kali dalam 12 (dua belas) bulan terakhir.
Para pengemudi Gojek roda dua akan menerima BHR pada rentang angka Rp150.000 hingga Rp900.000. Sedangkan mitra roda empat akan menerima BHR mulai dari Rp200.000 hingga Rp1.600.000.
Kemudian BHR akan disalurkan kepada mitra melalui saldo GoPay Mitra mulai tanggal 4 hingga 6 Maret 2026.
“Kami memahami bahwa perjalanan setiap mitra berbeda, ada yang dapat aktif penuh selama 12 bulan, ada pula yang sempat beristirahat karena kondisi kesehatan atau tanggung jawab keluarga. Oleh karena itu, tahun ini kami merancang penyempurnaan kategori penerima BHR berdasarkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dan tantangan di lapangan. Dengan pendekatan ini, BHR diharapkan dapat disalurkan secara lebih adil dan transparan,” ucap CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) Hans Patuwo, dikutip dari siaran pers yang diterima Bisnis pada Selasa (3/3/2026).





