Konflik Timur Tengah Memanas, Indonesia Siapkan Evakuasi WNI dari Iran

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

MENTERI Luar Negeri Sugiono memastikan pemerintah mulai menyiapkan langkah evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Instruksi telah diberikan langsung kepada Duta Besar RI di Teheran untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

"Tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera, jika memang ada masyarakat di Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi," ujar Sugiono di Istana Kepresidenan, Selasa (3/3) malam.

Ia menjelaskan, tidak semua WNI di wilayah terdampak mengajukan permintaan pulang. Namun sebagian telah menyatakan kesediaan untuk dievakuasi dan prosesnya akan dilakukan bertahap.

Baca juga : Soroti Krisis Gaza dan Tepi Barat, Menlu RI Sugiono Tegaskan Solusi Dua Negara di Sidang DK PBB

"Dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak, tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran. Dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut. Saya kira situasi ke depan masih akan terus berkembang, kita akan melihat apa yang akan terjadi," katanya.

Menurut Sugiono, Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan jajaran pemerintah agar bersiap menghadapi berbagai kemungkinan dampak konflik.

"Tapi tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi, kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan," ujarnya.

Baca juga : Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess Tiba Malam Ini

Di sisi diplomasi, Sugiono mengungkapkan dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran. Dalam percakapan tersebut, kedua pihak menyampaikan posisi masing-masing terkait eskalasi yang terjadi.

Indonesia, lanjut Sugiono, menegaskan kembali prinsip penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara, sekaligus mendorong kembalinya proses diplomasi.

"Kita juga menekankan lagi prinsip-prinsip penghormatan kita terhadap integritas wilayah, terhadap kedaulatan wilayah suatu negara. Kemudian kita juga menekankan kembali, pentingnya untuk kembali ke meja rundingan," kata dia.

"Dan juga yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut," pungkas Sugiono. (Z-10)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Dubes Malaysia Nilai Tawaran Mediasi Prabowo untuk Iran-AS-Israel sebagai Upaya Akhiri Konflik Global
• 4 jam lalupantau.com
thumb
10 Negara dengan Waktu Puasa Tersingkat di Dunia Tahun 2026
• 38 menit lalubeautynesia.id
thumb
Kondisi Geopolitik Memanas, Airlangga Optimistis Daya Beli Meningkat Jelang Lebaran
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Potret Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia yang Kini Ditutup Iran
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.