Manuver Pasukan Darat Israel Serbu Lebanon

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Eskalasi konflik Israel dan Hizbullah kembali memanas. Pemerintah Lebanon melaporkan sedikitnya 52 orang tewas dan 154 lainnya luka-luka akibat serangan Israel pada Senin (2/3).

Militer Israel (IDF) menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas aksi Hizbullah dan menargetkan fasilitas militer kelompok itu di Lebanon Selatan dan Lembah Bekaa.

Serangan Meluas, Operasi Darat Dimulai

Sumber keamanan Lebanon mengatakan Israel menggempur sejumlah titik di Lebanon Selatan dan wilayah timur negara itu.

Pada Selasa (3/3), militer Israel juga mulai melakukan operasi darat di perbatasan, termasuk di kawasan Kfar Kila dan dataran Khiam.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memerintahkan pasukan merebut posisi strategis guna menciptakan “zona batas” antara wilayah Israel dan ancaman Hizbullah.

Juru bicara militer Israel, Brigjen Effie Defrin, menyatakan Komando Utara telah bergerak maju untuk menguasai kawasan tertentu.

Lebanon Larang Aktivitas Militer Hizbullah

Di tengah tekanan militer, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengumumkan keputusan tegas: seluruh aktivitas militer Hizbullah dibekukan.

Ia menegaskan kewenangan perang dan damai hanya berada di tangan negara.

“Tidak ada jalan kembali,” tegas Aoun.

Pemerintah Lebanon juga mewajibkan Hizbullah menyerahkan seluruh persenjataannya kepada negara.

Langkah ini memperlihatkan jarak yang makin lebar antara pemerintah dan Hizbullah, yang selama ini menjadi kekuatan militer non-negara terbesar di Lebanon.

Hizbullah: Era Kesabaran Berakhir

Di sisi lain, pejabat senior Hizbullah Mahmoud Qmati menyatakan kelompoknya tak punya pilihan selain melawan.

“Israel menginginkan perang terbuka, maka biarlah ini menjadi perang terbuka. Era kesabaran telah berakhir.”

Hizbullah sebelumnya menembakkan roket ke Israel sebagai respons atas serangan Israel-AS terhadap Iran, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Militer Lebanon Mundur

Militer Lebanon dikabarkan menarik pasukan dari sejumlah pos garis depan di perbatasan. Penarikan dilakukan demi keamanan personel menyusul masuknya pasukan Israel ke wilayah Lebanon.

Langkah ini memperkuat indikasi bahwa konflik kini memasuki fase baru yang lebih terbuka dan berisiko meluas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Hitung Dampak Lonjakan Harga Minyak ke APBN Imbas Konflik AS-Iran
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gubernur Ahmad Luthfi Prihatin Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Pemprov Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Eskalasi Konflik AS-Israel vs Iran
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BRI Super League: Mentalitas Pemain Persita Dipuji Setelah Kalahkan PSM Makassar di Parepare
• 15 jam lalubola.com
thumb
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.