JAKARTA, KOMPAS.TV- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan nasional di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur guna memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, seluruh pekerjaan perbaikan harus tuntas maksimal H-10 sebelum Lebaran, sehingga jalur mudik dalam kondisi aman dan nyaman.
Di wilayah Jawa Barat, khususnya Pantura Barat, penanganan lubang menjadi prioritas. Dari sekitar 7.000 titik lubang yang terdata, jumlahnya telah ditekan menjadi sekitar 2.500 titik.
“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free,” kata Dody dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Jadwal Penutupan Penyeberangan ke Bali saat Mudik dan Nyepi 2026
Ia menjelaskan, Kementerian PU menyiapkan overlay (pelapisan ulang) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement (beton) pada titik kritis, termasuk segmen 100 kilometer menjelang perbatasan Jawa Tengah.
Normalisasi muara sungai dan drainase di kawasan Citarum, Ciliwung, hingga Cisadane juga diperkuat guna mencegah genangan dan banjir rob yang dapat merusak badan jalan.
Jateng: Jalan Nasional Ramah Pemudik Roda DuaDi Jawa Tengah, perhatian difokuskan pada jalan nasional yang menjadi tumpuan kendaraan roda dua, mengingat mayoritas kendaraan roda empat memilih jalan tol saat mudik.
“Kita harus memastikan jalan nasional lebih ramah kepada pengendara,” ujar Dody.
Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, ALFI Prediksi Bea Logistik Global Naik 30 Persen
Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada
Sumber : Kemen PU
- perbaikan jalan mudik
- jalan berlubang
- infrastruktur jalan jawa tengah
- banjir kaligawe
- menteri pekerjaan umum
- dody hanggodo





