Tolak Dukung Serangan ke Iran, Spanyol Terancam Embargo Amerika Serikat (AS)

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Amerika Serikat (AS) mengancam akan memberlakukan embargo perdagangan penuh terhadap Spanyol. Hal ini menyusul penolakan negara tersebut untuk mengizinkan pangkalan militernya digunakan untuk mendukung misi serangan terhadap Iran.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan kekecewaannya terhadap sikap dari Madrid. Ia mengaku telah meminta jajarannya untuk menghentikan seluruh hubungan dagang dengan Spanyol.

Baca Juga: Iran Hanya Akan Beri 'Bahasa Pertahanan' ke Amerika Serikat (AS)

“Spanyol sangat buruk. Kami akan memutus semua perdagangan dengan Spanyol. Kami tidak ingin berurusan dengan Spanyol,” ujar Trump, dikutip dari Reuters.

Trump juga kembali menyinggung kengganan untuk menaikkan anggaran untuk belanja pertahanan yang dilakukan oleh Spanyol.  Atas hal itu, ia merasa memiliki kewenangan untuk menghentikan seluruh bisnis, termasuk menjatuhkan embargo ke Spnyaol.

“Spanyol tidak memiliki apa pun yang kami butuhkan,” kata Trump.

Adapun Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan pengadilan telah menegaskan kewenangan presiden untuk menerapkan embargo berdasarkan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA).

Namun, para pakar hukum perdagangan menyebutkan bahwa untuk menggunakan aturan tersebut, presiden harus terlebih dahulu menyatakan keadaan darurat nasional dan menetapkan sebuah negara sebagai ancaman “tidak biasa dan luar biasa” terhadap Amerika Serikat.

Adapun Spanyol merespons ancaman dari Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa negara tersebut harus menghormati otonomi perusahaan swasta, hukum internasional, serta perjanjian perdagangan bilateral antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Baca Juga: Trump: Amerika Serikat Punya Senjata Cukup Buat Perangi Iran Selamanya

Madrid menyatakan memiliki sumber daya yang cukup untuk mengantisipasi dampak potensial dari embargo perdagangan. Meski demikian, pihaknya menegaskan akan tetap mendorong perdagangan bebas dan kerja sama ekonomi dengan para mitranya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga Pastikan Perjanjian Dagang RI–AS Tetap Patuhi Aturan Halal, Begini Penjelasannya
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Jepang Sebut Tak Ragu Terima Pekerja Muslim dari Indonesia, Ini Alasan
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Video: Panas Perang Iran, IHSG Anjlok Lebih dari 2% ke Level 7.700-an
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bruno Fernandes Pertimbangkan Hengkang dari MU, Tawaran Kontrak Baru Belum Tentu Mengubah Keputusan
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Bos Goldman Sachs: Pasar Terlalu Tenang Hadapi Konflik Iran dan Amerika Serikat (AS)
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.