JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia menyiapkan jalur komunikasi darurat bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan Timur Tengah, menyusul terjadinya eskalasi konflik usai serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan perlindungan maksimal bagi WNI yang tersebar di sejumlah negara kawasan tersebut.
Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri (Kemlu) per Juni 2025, jumlah WNI di Timur Tengah mencapai ratusan ribu orang.
1. Perkiraan Jumlah WNI di Sejumlah Negara Timur Tengah
Berikut sebaran data WNI di beberapa negara:
- Arab Saudi: 88.657 orang
- Uni Emirat Arab: 37.304 orang
- Qatar: 8.416 orang
- Bahrain: 6.565 orang
- Iran: 3.916 orang
- Yordania: 1.231 orang
- Lebanon: 845 orang
- Suriah: 765 orang
- Irak: 521 orang
- Kuwait: 441 orang
Baca Juga: Update Harga Emas Rabu 4 Maret 2026, UBS dan Galeri24 Kompak Turun
Data ini menjadi dasar pemerintah dalam memperkuat koordinasi perlindungan WNI, terutama di wilayah yang terdampak langsung maupun tidak langsung oleh konflik.
2. Daftar Kontak Darurat KBRI dan KJRI
Untuk mengantisipasi situasi yang berkembang, perwakilan RI di masing-masing negara membuka layanan hotline darurat. Berikut daftar nomor yang dapat dihubungi:
- Irak - KBRI Baghdad
- +964 7769 8420 20
- Suriah - KBRI Damaskus
- +963 9544 44810
- Lebanon - KBRI Beirut
- +961 7081 7310
- Yordania - KBRI Amman
- +962 7791 50407
- Iran - KBRI Tehran
- +98 9914 6688 45
- +98 9024 6688 89
- Kuwait - KBRI Kuwait City
- +965 9720 6060
- +965 9780 9760
- Uni Emirat Arab
- KBRI Abu Dhabi: +971 56615 6259
- KJRI Dubai: +971 56417 0333
- KJRI Dubai: +971 56332 2611
- Arab Saudi
- KBRI Riyadh: +966 56917 3990
- KJRI Jeddah: +966 50360 9667
- Bahrain - KBRI Manama
- +973 3879 1650
- Qatar - KBRI Doha
- +974 3332 2875
Hotline tersebut dapat dihubungi sewaktu-waktu jika terjadi keadaan darurat.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- wni timur tengah
- kontak darurat kbri
- konflik iran israel
- kemlu ri
- hotline wni
- perlindungan wni





