Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar paparan terkait musim kemarau tahun 2026. BMKG memprediksi musim kemarau akan datang lebih awal pada April mendatang dan puncaknya terjadi pada Agustus 2026.
"Awal musim kemarau 2026 diprediksi pada periode April. Musim kemarau datang lebih awal di 46,5 persen zona musim," kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam tayangan YouTube BMKG, Rabu (4/3).
Teuku menyebut masyarakat perlu mengantisipasi kondisi tersebut, terutama di sektor pertanian dan perairan, untuk menghindari kerugian yang lebih besar.
"BMKG memprediksi sebagian besar zona musim akan lebih kering dari biasanya. Ini pesan kuncinya. Selain musim kemarau 2026 diprediksi lebih awal di sebagian besar wilayah, diharapkan ini menjadi dasar perencanaan," jelasnya.
Berikut wilayah yang terdampak musim kemarau lebih awal berdasarkan zona wilayah dan waktu:
Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Timur, dan Papua Pegunungan.




