Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang 2025 Tembus 5,9%

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG — Pertumbuhan ekonomi Kota Malang pada 2025 mencapai 5,9%, utamanya disumbang konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran dan transportasi pergudangan dari sisi produksi.

Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, mengatakan dalam periode 2022—2024, pertumbuhan ekonomi Kota Malang melambat dari 6,32% (2022), 6,07% (2023), dan 5,41% (2024).

“Namun, pada  2025 kembali meningkat menjadi 5,92%,” katanya, dikutip pada Rabu (4/3/2026).

Pertumbuhan ekonomi Kota Malang pada 2025, kata dia,  lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yaitu sebesar 5,33% dan pertumbuhan ekonomi nasional (Indonesia) sebesar 5,11%.

Pada 2025, dia menegaskan, baik Kota Malang, Jawa Timur, maupun nasional ketiganya mengalami percepatan pertumbuhan jika dibandingkan dengan 2024, meskipun pada periode 2022—2024 sebelumnya cenderung mengalami perlambatan.

Menurutnya, lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap perekonomian Kota Malang adalah Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan andil sebesar 28,50%, diikuti oleh Industri Pengolahan sebesar 27,65%. Sementara itu, konstruksi menduduki peringkat ketiga dalam pembentukan PDRB Kota Malang.

Baca Juga

  • Kinerja IKNB Malang 2025: Pendapatan Premi Asuransi Susut, Pinjaman Gadai Menanjak
  • Begini Kinerja Sektor Keuangan Malang dari Perbankan hingga Gadai sepanjang 2025
  • Ramadan, Optimisme Konsumen di Malang Tetap Terjaga

Dia menegaskan, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada Transportasi dan Pergudangan dengan laju 10,26%. Adapun lapangan usaha yang mengalami kontraksi adalah Pertanian, Pengadaan Air, serta Pertambangan dan Penggalian. 

Menurut pengeluaran, kata Umar, perekonomian Kota Malang pada 2025 masih didominasi oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga dengan andil sebesar 68,05%. Dari sisi pertumbuhan, Konsumsi Rumah Tangga pada 2025 tumbuh sebesar 5,41%.

Pada 2025, komponen yang mencatat pertumbuhan tertinggi Adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 7,23%. Sementara itu, konsumsi LNPRT pada tahun 2025 tumbuh 5,94%, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 12,51%

Dia menjelaskan pula, PDRB Kota Malang 2025 atas dasar harga berlaku sebesar Rp108,152,82 triliun sedangkan atas dasar harga konstan sebesar Rp67,125,46 triliun. 

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menilai capaian pertumbuhan ekonomi Kota Malang 2025 mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Malang kembali ke khitahnya. 

Sebelum periode covid dan tahun-tahun recovery pasca-Covid, pertumbuhan ekonomi Kota Malang rata-rata di atas 5,5%, dengan mesin pertumbuhan pada sektor perdagangan, industri, konstruksi serta jasa (transportasi, pergudangan, Pendidikan dan keuangan). 

Sepanjang 2025, transportasi dan pergudangan tumbuh tertinggi, hal ini mengindikasikan pergeseran konsumsi Masyarakat dari offline ke online semakin tinggi. 

“Tentunya tingkat konsumsi masyarakat yang masuk ranah digitalisasi ekonomi, yang salah satunya direpresentasikan melalui transaksi e-commerce dapat di-capture dengan lebih baik, sehingga berpeluang pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari capaian saat ini.

Menurutnya, ekonomi Kota Malang lebih banyak digerakkan dari sektor privat dan konsumsi rumah tangga. Kekuatan fiskal pemerintah kota Malang dengan anggaran sekitar Rp2 triliun, proporsinya hanya sekitar 2% dari PDRB. 

Meski kecil porsinya, kata dia, namun kebijakan fiskal yang produktif menjadi krusial untuk mendongkrak sektor privat dan konsumsi sehingga Kota Malang dan Malang Raya menjadi salah satu tumpuan dan kutub pertumbuhan ekonomi, khususnya untuk menggerakkan sebagian wilayah selatan Jawa Timur. (K24)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Kirim Surat Duka Cita untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Soroti Serangan Militer AS-Israel
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Bara Valentino Tantang Diri Lewat Peran Gus Muda di Series Jangan Panggil Aku Gus
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Gerhana di Bulan Puasa: Momentum Menghidupkan Kembali Sains Islam
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kata-kata Bisa Jadi Bumerang, 3 Zodiak Ini Disarankan Berhati-hati saat Bicara
• 1 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Hari Ini (4/3) Makin Tertekan, Sentuh Rp16.916
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.